Warga Desa Marjasari Geram dengan Spanduk Provokatif Buatan PWI-LS, Tolak Upaya Adu Domba Umat
Sabtu, 11 Juli 2026
Faktakini.info, Jakarta - Suasana damai di Desa Marjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sangat terusik dengan munculnya spanduk bikinan antek-antek PWI-LS bertuliskan "Tolak Habib di Kepengurusan NU" yang dinilai provokatif dan berpotensi memecah belah masyarakat.
Sejumlah warga yang umumnya warga nahdliyin menyampaikan keberatan karena pemasangan spanduk tersebut tidak mencerminkan budaya masyarakat desa yang selama ini hidup rukun, mencintai para ulama dan habaib, serta menjunjung tinggi persatuan, apalagi spanduk tersebut mencatut nama NU.
Salah seorang warga melalui unggahan di media sosial mengungkapkan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa masyarakat Desa Marjasari selama ini hidup tenteram tanpa konflik maupun konfrontasi. Menurutnya, siapa pun boleh memiliki pandangan yang berbeda terhadap habaib bahkan tidak mau percaya dengan nasab habaib juga silakan, namun perbedaan tersebut tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk provokasi terbuka yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Warga juga menilai tindakan kelompok PWI-LS (kelompok Imad orang-orang gila nasab) telah menimbulkan keresahan karena kerap membuat spanduk bernada provokatif dan menghina para habaib, hanya karena iri pada kemuliaan nasab habaib.
Apalagi PWI-LS mencatut nama NU padahal keduanya adalah organisasi yang berbeda. Warga menegaskan bahwa mayoritas masyarakat di desa tersebut termasuk warga NU mencintai habaib dan ulama serta tidak ingin kampung mereka dijadikan arena penyebaran kebencian maupun konflik antarumat Islam.
Masyarakat berharap seluruh pihak dapat menahan diri, menghormati perbedaan pandangan, dan mengedepankan akhlak serta persaudaraan. Warga menegaskan menolak segala bentuk upaya adu domba yang dapat merusak kerukunan yang selama ini terjaga di Desa Marjasari, serta mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, ukhuwah Islamiyah, dan ketenteraman lingkungan.
