[Video] Dihadiri Habib Rizieq, Puluhan Ribu Umat Islam Padang Gelar Parade Tauhid Sambut Tahun Baru Hijriah 1.448

 




Rabu, 17 Juni 2026

Faktakini.info, Jakarta - Suasana pagi di pelataran Masjid Agung Nurul Iman, Kota Padang, dipenuhi gema takbir dan sholawat pada Selasa (16/6/2026). Puluhan ribu warga tumpah ruah mengikuti Parade Tauhid, sebuah aksi pawai spiritual yang dihelat dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah.

Acara ini berlangsung meriah dengan hadirnya deretan tokoh masyarakat dan pejabat publik. Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir tampak membaur di barisan terdepan. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Ahmad Zakri, serta inisiator acara yang juga Anggota DPD RI, Jelita Donal.

Daya tarik acara ini semakin menguat dengan kehadiran sejumlah tokoh Islam nasional seperti Imam Besar Habib Rizieq yhihab dan Ustadz Derry Sulaiman. Pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam se-Kota Padang, hingga kreator konten Willie Salim juga tampak hadir mewarnai kerumunan para peserta.

Dilepas langsung oleh Wali Kota Padang, peserta melakukan aksi jalan kaki melintasi Jalan Jenderal Sudirman menuju garis akhir di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Sepanjang rute pawai, langkah ribuan warga diiringi dengan siraman rohani dan tausiah dari para tokoh ulama yang hadir. 

Setibanya di masjid raya, rangkaian acara mencapai puncaknya dengan orasi para ulama, pembacaan resolusi masyarakat Sumatera Barat, dan ditutup dengan selipan doa bersama.

Bagi Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Parade Tauhid memegang makna yang lebih dalam dari sekadar perayaan tahunan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menilai kegiatan ini selaras dengan semangat hijrah yang bermuara pada penguatan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) melalui Program Unggulan Pemko Padang, seperti Smart Surau dan Sinergi Nagari.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Mudah-mudahan parade tauhid ini menjadi bagian dari ikhtiar kita memperlihatkan perubahan demi perubahan ke arah yang lebih baik melalui momentum pergantian tahun baru Islam," ujar Fadly Amran.

Untuk memastikan perubahan karakter masyarakat ini berjalan dengan terstruktur, pemerintah kota telah menyiapkan berbagai langkah yuridis.

"Insya Allah, lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nagari di Dalam Kota menjadi langkah strategis kita untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan niniak mamak dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat. Selain itu, kami juga tengah menyiapkan revisi Perda Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) sebagai upaya menjawab berbagai persoalan sosial, seperti tawuran, pergaulan bebas, dan penyimpangan perilaku lainnya," tegasnya.

Melihat antusiasme warga yang luar biasa, Fadly Amran menyatakan kesiapan pemerintahannya untuk menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian agenda pariwisata religi daerah.

"Semoga dapat menambah semarak Festival Surau sebagai bagian dari syiar Islam serta penguatan nilai-nilai ABS-SBK di Kota Padang," imbuh Wali Kota, yang diamini langsung oleh Wakil Wali Kota Maigus Nasir.

Semangat perbaikan akhlak ini mendapat penegasan dari Anggota DPD RI sekaligus inisiator kegiatan, Jelita Donal. Ustadz yang akrab disapa Jel Fathullah ini menggarisbawahi bahwa momentum 1 Muharram adalah titik balik kebangkitan umat, di mana hijrah harus dimaknai sebagai transformasi total menuju pedoman Al-Qur'an dan sunah.

"Aksi longmarch dari Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi simbol hijrah. Semoga kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT dan semakin memperkuat persatuan dan kebangkitan umat Islam khususnya di Sumatera Barat," harap Jelita Donal.

Melalui sinergi antara ulama, pemerintah, dan elemen masyarakat, Parade Tauhid di Kota Padang diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan motor penggerak kebangkitan akhlak di Ranah Minang.

Sumber: padangkita.com dan lainnya




















Klik video: