Taufik Psikopat Bengis di Bandung ternyata kerap menyiksa mantan istrinya juga
Faktakini.info
Taufik Hidayat pelaku penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya di Bandung ternyata sudah pernah menikah.
Hal itu diketahui dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya yang berstatus kawin.
Tak hanya itu, di media sosialnya Taufik Hidayat juga mengaku sebagai duda.
Ia kerap membuat konten TikTok seolah jadi duda yang terdzolimi.
Taufik menggunakan foto hasil editan AI untuk mengisi akun media sosialnya.
Dirinya juga kerap mengaku memiliki nama Yuda.
Di media sosial, ada beberapa wanita yang mengaku pernah menjadi korban Taufik Hidayat.
Mereka mengaku disiksa dan mengalami kekerasan seksual.
Ada yang disiksa di hotel bahkan di kamar kos, tanpa diberi makan dan minum.
Para wanita itu mengaku dipaksa melayani nafsu bejat Taufik sambil disiksa.
Perbuatan bejat Taufik ini pun akhirnya terungkap setelah seorang wanita bernama Yuvita Tri Rezeki ditemukan kritis ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Pihak keluarga kemudian mendapat pesan misterius soal keberadaan Yuvita dan mendatangi RSHS.
Keluarga pun syok saat menemukan putrinya sudah dalam kondisi mengenaskan setelah hampir tiga tahun menghilang.
Yuvita yang merupakan kekasih Taufik itu mengaku disiksa dan disekap selama tiga tahun.
Ia dibawa berpindah-pindah tempat kos setiap tiga bulan sekali oleh Taufik.
Akibat penyiksaan yang dialaminya, kedua mata Yuvita sudah tidak bisa melihat lagi.
Kemudian bibirnya digunting, hidung bengkok, hingga kaki ada bekas bacokan.
Belum lagi kepalanya yang mengeluarkan nanah karena berulang kali dipukuli oleh Taufik.
Rupanya mantan istri Taufik juga mengalami penyiksaan yang sama.
Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan.
Menurut Hendra, pihak penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk mantan istri pelaku.
Kepada penyidik, mantan istri Taufik mengaku pernah mendapat penyiksaan juga.
"Yang kami temui ini adalah mantan istrinya yang lama sudah putus (pisah), itu yang sedang kita konfirmasi dan dia juga dipelakukan yang sama, tapi tidak separah yang ini," kata Hendra dikutip dari Tribun Jabar, Selasa (23/6/2026).
Soal identitas mantan istri Taufik ini, penyidik memilih merahasiakan demi keselamatan saksi.
Bahkan pihak kepolisian telah bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait kasus ini.
"Polda Jabar tidak bergerak sendiri, kita sudah bekerja sama dengan LPSK untuk melindungi saksi," kata Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan.
