[Video] Ratusan Massa AMK Gelar Aksi Damai di Karawang, FPI dan Banser Kompak Tolak Kemaksiatan dan LGBT

 


Kamis, 11 Juni 2026

Faktakini.info, Jakarta - Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang, Rabu (10/6/2026), berlangsung sukses, tertib, dan damai. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari ormas Islam, kalangan santri, ulama, tokoh masyarakat, hingga sejumlah lembaga swadaya masyarakat.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang mendesak pemerintah daerah untuk menutup permanen tempat hiburan malam (THM) yang diduga beroperasi tanpa izin lengkap serta menolak berbagai bentuk kemaksiatan dan penyimpangan moral yang dinilai meresahkan masyarakat.

Menariknya, dalam aksi tersebut tampak pemandangan yang mendapat apresiasi dari peserta dan warga. Laskar Front Persaudaraan Islam (FPI) dan anggota Banser terlihat kompak bergandengan tangan serta menjaga jalannya aksi secara damai dan tertib. Kebersamaan kedua elemen tersebut menjadi simbol persatuan umat dalam menyuarakan penolakan terhadap kemaksiatan dan praktik LGBT yang dinilai bertentangan dengan nilai agama serta norma masyarakat.

Koordinator aksi, Cecep Jasim, menyampaikan bahwa gerakan masyarakat ini tidak hanya menyoroti kasus yang mencuat di Karawang Theatre Night Mart, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda Karawang.

"Kami ingin Karawang menjadi daerah yang bersih dari kemaksiatan dan berbagai aktivitas yang merusak moral masyarakat. Penegakan aturan harus dilakukan tanpa pandang bulu," ujarnya di sela-sela aksi.

Aksi tersebut dipicu oleh beredarnya video pesta gay yang diduga berlangsung di salah satu tempat hiburan malam di Karawang. Massa mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk pihak-pihak yang diduga memfasilitasinya.

Selain itu, para peserta aksi juga meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tempat hiburan malam yang beroperasi di Karawang dan menindak tegas tempat usaha yang belum memenuhi persyaratan perizinan.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Karawang yang menerima aspirasi massa menyatakan bahwa seluruh tuntutan dan masukan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah. Pemkab juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pembinaan dan edukasi guna menjaga moral generasi muda Karawang.

Aksi yang dimulai dari titik kumpul di Masjid Al-Jihad Karawang tersebut berakhir dengan tertib dan kondusif. Seluruh peserta membubarkan diri secara damai setelah menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah daerah.

Klik video: