Menjawab narasi adu domba Aziz Jazuli PWI-LS perihal Haul Gresik. Oleh : Arif Kusnandar S
Senin, 15 Juni 2026
Faktakini.info
*Gresik Dijajah "Haul"? Antara Hasut atau Adu Domba*
Oleh : Arif Kusnandar S
Menjawab narasi adu domba Gus Aziz Jazuli perihal *Haul Gresik*
Sebelum saya menjawab tulisan Gus Jazuli tentang *"Haul Gresik"* saya ingin mengingatkan untuk diri saya sendiri dan untuk kaum muslimin khususnya agar Allah bersihkan hati kita semua dari segala macam penyakit hati. Aamiin ya Rabbal Alamin
*Apakah ada yang salah dengan penamaan "Haul Gresik"?*
Haul adalah peringatan hari wafat seseorang yang diadakan setahun sekali
Gresik adalah nama kota dimana tempat dimakamkannya seorang yang di peringati Haulnya yaitu Habib Abu Bakar Assegaf
Saya akan menjawab narasi Gus Jazuli yang penuh dengan adu domba antara Habaib dan Wali Songo tentu jika dibiarkan ini akan merusak kebhinekaan yang selama ini telah terjalin sesama ummat Islam di Nusantara
Pertama saya mau memberikan jawaban bahwa Wali Songo itu milik seluruh ummat Islam di Nusantara tidak ada yang berhak siapapun untuk mengklaim Wali Songo hanya milik golongan tertentu
Dimanapun tempat yang terdapat makam Wali Songo jika terdapat makam Habaib di wilayah tersebut tentu inilah estafet perjuangan dakwah dari Wali Songo yang diteruskan oleh para Habaib di wilayah tersebut dan tidak untuk menyaingi Wali Songo, kenapa? Karena ajaran para Habaib tentu sejalan dengan dakwah Wali Songo yaitu mengajarkan ummat untuk mengenal Allah dan Rasul-nya
Bahkan hingga saat ini tidak ada yang tahu entah siapa yang memberikan nama *"Haul Gresik"* yang sudah lebih dari 70 tahun tersebut yang jelas pihak keluarga besar Sohibul Haul Habib Abu Bakar Assegaf pun tidak melebeli Haul Habib Abu Bakar Assegaf dengan kalimat *"Haul Gresik"* dan masyarakat Gresik khususnya selama 70 tahun lebih tidak ada yang keberatan dengan lebel tersebut karena manfaat dari *"Haul Gresik"* banyak dirasakan oleh masyarakat Gresik baik dari segi perputaran ekonomi yang naik drastis dan dari segi agama menambah ukuwah silaturahmi karena banyak ribuan ummat Islam dari penjuru Nusantara yang datang ke Gresik, bukan semata hanya hadir *Haul Gresik* tapi tidak lupa untuk berziarah ke makam *Sunan Maulana Malik Ibrahim *Sunan Gresik* justru dengan adanya Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik mereka yang hadir jadi bisa ziarah ke makam *Sunan Gresik*, dan tradisi ini harusnya di apresiasi sebagai tradisi yang sesuai dengan para leluhur Ulama di Nusantara, bukan malah dituduh sebagai penjajah seperti yang di tuduhkan Gus Jazuli
Sungguh ironis jika Haul di salah artikan sebagai penjajah, pedahal isi dari setiap acara Haul adalah syi'ar agama yang mana didalamnya ada pembacaan Al Quran, Maulid Nabi serta dibacakan riwayat orang sholeh untuk kemaslahatan dan kebaikan ummat Islam dan tidak ada yang dirugikan sama sekali dengan acara Haul ini kecuali mereka yang IRI DENGKI HASUT yang tidak mau adanya persatuan PRIBUMI dalam mencintai Habaib dan Kyai
Ummat Islam di Nusantara sudah cerdas tidak akan bisa di adu domba oleh mereka yang bersembunyi di balik nama Wali Songo tapi hati mereka hanya ada IRI DENGKI dan HASUT kepada syi'ar dakwah yang di bawa oleh para Habaib, sudah saatnya kita ummat Islam PRIBUMI yang cinta dengan Habaib dan Kyai tentu juga pastinya cinta kepada Wali Songo untuk bersatu melawan gerombolan pemecah belah pengadu domba
Wassalam... Tetap jaga ukuwah jangan mau di adu domba...
