MELURUSKAN FAKTA, MENEPIS ISU, MENEGASKAN POSISI ADVOKASI
MELURUSKAN FAKTA, MENEPIS ISU, MENEGASKAN POSISI ADVOKASI
Oleh : Ahmad Khozinudin, S.H.
Advokat
Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis
Kamis lalu (25/6), sejumlah jurnalis menghubungi penulis. Diantaranya ada dari Inews TV dan Kompas TV. Mereka, mendapatkan kabar bahwa yang berwenang mewakili tim Roy Suryo di media hanyalah Refly Harun & Abdul Ghafur Sangaji.
Tentu saja itu tidak benar.
Akan tetapi, saat program Rosi kompas TV akan tayang (taping sehari sebelumnya), kembali penulis dimintai klarifikasi. Apakah masih menjadi kuasa hukum Roy Suryo CS. Kembali penulis tegaskan, bahwa kami seluruh tim advokat yang terhimpun dalam Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis tetap sah, legal bertindak untuk dan atas nama Roy Suryo dkk, dapat bertindak secara Litigasi maupun non litigasi, didalam maupun diluar pengadilan termasuk memenuhi undangan media.
Bahkan, pada Kamis kemarin (25/6), klien kami KRMT Roy Suryo Notodiprojo kembali menandatangani Surat Kuasa untuk persiapan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang teregister dengan nomor perkara: 300/Pid.B/2026/PN JKT TMR.
Dalam salah satu klausul isi surat kuasa, ditegaskan kami memiliki wewenang untuk:
"Menerima dan melayani wawancara dengan berbagai media baik media lokal, media nasional, dan sosial media. Mengadakan dan menghadiri undangan podcast, membuat konferensi pers, rilis media, siaran pers, pernyataan hukum, dan berbagai tindakan komunikasi publik lainnya."
Jadi, kami menghimbau kepada awak media, Youtubers dan masyarakat agar tak mempercayai isu-isu yang beredar dan tidak bertanggungjawab. Kami, menangani perkara ijazah palsu dan menjadi Kuasa Hukum Roy Suryo dkk (termasuk Rismon Sianipar sebelum membelot ke Solo), sejak tanggal 30 April 2025 di Aula DHN 45 Gedung Juang Jakarta. Jadi, sudah lebih dari setahun kami berjuang mendampingi dan membela Roy Suryo CS.
Karena itu juga, media sudah terbiasa memberikan atribusi kepada kami sebagai Kuasa Hukum Roy CS.
Melalui tulisan ini, kami mengimbau kepada semua pihak untuk fokus pada substansi dan tidak sibuk dengan isu eksistensi. Saat ini, kita semua butuh bersinergi dan saling menguatkan.
Jika tujuannya tulus berjuang, tentu tidak perlu mengkooptasi perjuangan. Dengan merasa yang paling punya andil, paling berperan dan paling berjuang.
Semoga, Allah SWT menolong kita semua dan memenangkan perjuangan ini. Semoga, Allah SWT menjauhkan dan menjaga kita semua dari sifat iri, hasad dan dengki. [].
