[Video] HILMI–FPI Ciamis Dampingi Pemgobatan Pasien Tumor Asal Tasikmalaya ke RSHS Bandung



Senin, 11 Mei 2026

Faktakini.info, Jakarta - Hati.Senin, 11 Mei 2026 dini hari, relawan kemanusiaan HILMI (Hilal Merah Indonesia) FPI Ciamis kembali melaksanakan giat sosial kemanusiaan dengan menggunakan ambulans untuk mengantarkan sekaligus mendampingi pasien rujukan menuju Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Perjalanan dimulai dari Markaz FPI Ciamis pada dini hari. Tim relawan berangkat menuju kediaman pasien yang berada di Kampung Sukarame RT/RW 037/009 Desa Kalimanggis, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Setelah menempuh perjalanan malam, tim tiba di rumah pasien pada pukul 03.12 WIB. Tak berselang lama, tepat pukul 03.35 WIB, rombongan bersama pasien langsung berangkat menuju Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin Bandung untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lanjutan.

Di tengah perjalanan, tim relawan bersama pasien sempat beristirahat sejenak di wilayah Limbangan, Kabupaten Garut, guna menunaikan sholat Subuh. Seusai sholat, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Bandung.

Singkatnya, rombongan tiba di Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin Bandung pada pukul 08.32 WIB.

Setibanya di rumah sakit, tim HILMI–FPI Ciamis didampingi oleh relawan Srikandi Sukajadi Kota Bandung untuk membantu proses pendampingan pasien selama menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit.

Diketahui sebelumnya, Ibu Mimin telah menjalani pemeriksaan awal pada tanggal 30 April 2026. Namun jadwal pemeriksaan lanjutan yang semula direncanakan pada 6 Juli 2026 dipercepat menjadi Senin, 11 Mei 2026 oleh pihak rumah sakit.

Ibu Mimin telah kurang lebih dua tahun mengidap penyakit pada bagian kelopak mata sebelah kiri dan didiagnosis mengalami tumor dengan diagnosa medis D32 (Benign neoplasm of meninges).

Sebelum masuk ruang perawatan, pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal dan ditanya seputar kondisi mata yang sakit serta bagian yang mengalami keluhan. Setelah masuk ke dalam ruangan, pasien baru menjalani pemeriksaan tensi darah oleh perawat. Untuk pemeriksaan lanjutan maupun keputusan tindakan operasi, hingga saat ini masih menunggu pemeriksaan dokter.

Menurut informasi dari pihak rumah sakit, biasanya dokter melakukan pemeriksaan pasien setelah waktu sholat Magrib. Oleh sebab itu, keputusan terkait tindakan operasi terhadap Ibu Mimin masih belum dapat dipastikan.

Saat ini, Ibu Mimin menjalani perawatan di Ruang Kana lantai 2 Bangsal 8 Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin Bandung.

Di balik perjuangan pengobatan ini, tersimpan kisah yang begitu mengetuk hati.

Ibu Mimin merupakan seorang ibu dhuafa yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Ia adalah seorang janda dengan tiga anak yang masih kecil dan menjadi satu-satunya harapan bagi keluarganya. Demi mencukupi kebutuhan hidup anak-anaknya, beliau rela bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Namun di tengah kerasnya perjuangan hidup, Allah menguji beliau dengan penyakit serius yang kini harus dihadapi.

Perjalanan panjang bolak-balik Tasikmalaya – Bandung untuk berobat tentu bukan hal mudah, baik secara tenaga, pikiran, maupun biaya. Meski demikian, semangat dan harapan untuk sembuh tetap terus diperjuangkan.

Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan, serta kesembuhan untuk Ibu Mimin.

Dan bagi siapa pun yang diberi kelapangan rezeki, semoga dapat ikut membantu perjuangan seorang ibu yang sedang berusaha sembuh demi masa depan ketiga anaknya.

Karena di balik setiap bantuan, ada harapan yang terus hidup.

Narasumber : Yogi Nugraha — Ketua HILMI Ciamis


Klik video: