PISTOL HERCULES DAN BUBARKAN GRIB
Jum'at, 22 Mei 2026
Faktakini.info
PISTOL HERCULES DAN BUBARKAN GRIB
by M Rizal Fadillah
Dalam mitologi Yunani Hercules atau Herakles ternyata ujung kehidupannya tragis, ia mati bunuh diri karena tak kuat menahan sakit akibat jubah beracun yang dikenakannya. Laki-laki yang memiliki banyak kekasih sesama laki-laki ini pernah membunuh anak dan istrinya sendiri. Ia menjalan 12 tugas sebagai penebus dosa yang dilakukannya.
Jabatan dan kedekatan dengan kekuasaan adalah jubah sedangkan kesombongan dan merasa hebat atau jagoan merupakan racun. Perilaku egois sering menjadi sebab terjadinya bunuh diri. Ini disebabkan dirinya tidak mampu mengendalikan harga diri. Merasa harga itu selalu tinggi, padahal yang dibela atau diperjuangkan adalah perilaku rendah.
Rosario de Marshall alias Hercules di sini sedang membela Teddy Indra Wijaya terkait tudingan Amien Rais soal perilaku seksual yang digunjingkan masyarakat. Klarifikasi dituntut karena menyangkut kedekatan dengan Presiden Prabowo yang dikhawatirkan lebih dari sekedar hubungan dinas antara Presiden dengan Sekretaris Kabinet. Insiden merembet pada pengepungan rumah dan penyanderaan di Markas GRIB Ilma Sani Fitriana puteri Ahmad Bahar.
Alumni UGM dan penulis buku ini dituduh Hercules melalui tayangan akun tik tok nya telah mengancam dan merendahkan dirinya. Atas hal itu telah disampaikan permohonan maaf dan ditandatangani surat perdamaian. Namun menurut Bahar ia menandatangani surat perdamaian itu sebelum mengetahui peristiwa sebenarnya yang menimpa puterinya. Jika tahu, ia tidak akan mau membuat kesepakatan perdamaian.
Perlakuan Hercules dan anak buahnya dinilai oleh LBH AP PP Muhammadiyah beserta Ormas Islam lainnya sebagai perbuatan teror di luar batas kemanusiaan. Setelah berbagai tekanan dari anggota GRIB untuk mengakui wa ancaman Ilma kepada Hercules dan istrinya, lalu Hercules sendiri menakut-nakuti Ilma. Ia menghardik agar Ilma membuka hijab, akan menelanjangi ayahnya, mengeluarkan pistol, dan menembakkannya ke bawah dua kali.
Di dampingi LBH berbagai Ormas Islam Fitriana akan melaporkan tindakan Hercules ke pihak Kepolisian setelah menyampaikan pengaduan ke Komnas HAM dan Komnas HAM Perempuan. Menurut mereka apa yang dilakukan oleh Hercules itu di samping pelanggaran HAM, juga perbuatan tindak pidana. Hercules layak untuk diproses hukum.
Perilaku premanisme anggota GRIB dan teror ala boss mafia Hercules tidak boleh dibiarkan unntuk tumbuh di negeri Indonesia, apalagi dipelihara. Prabowo yang dikenal dekat dengan Hercules tidak boleh melindungi. Jika itu terjadi maka pokok masalah yang menjadi gunjingan publik soal Teddy dan Prabowo akan semakin santer dan justru diyakini benar.
Dahulu FPI dibubarkan atas dalih melakukan kekerasan dalam menindak kemaksiatan, padahal itu sesungguhnya adalah untuk menjaga moral bangsa, maka kini saatnya premanisme dan tindakan ala mafia GRIB harus dibereskan. GRIB mesti dibubarkan.
Hercules dengan pistolnya itu telah bunuh diri. Sulit mencari pilihan lain selain Hercules dihukum dan GRIB dibubarkan.
Negara hukum harus membuktikan konsistensi dan kemandirian atas dirinya.
*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan
Bandung, 22 Mei 2026
