Nasihat Habib Rizieq untuk Presiden Prabowo soal Kertajati: “Jangan Sampai Jadi Pangkalan Militer Asing”

 

Kamis, 21 Mei 2026

Faktakini.info, Jakarta - Tokoh ulama dan Imam Besar Habib Rizieq Syihab menyampaikan nasihat dan peringatan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsoeddin dan rakyat Indonesia terkait rencana Bandara Kertajati dijadikan pusat maintenance pesawat Hercules se-Asia.

Dalam sebuah poster dan pernyataan yang beredar di media sosial, Habib Rizieq mengingatkan agar kerja sama tersebut tidak berkembang menjadi pangkalan militer asing di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah adanya kabar bahwa pemerintah Indonesia menyetujui tawaran Amerika Serikat menjadikan Kertajati sebagai pusat perawatan pesawat Hercules di kawasan Asia. 

Habib Rizieq menilai Bandara Kertajati memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di wilayah Jawa Barat dan dekat dengan pusat pemerintahan nasional. Karena itu, ia meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil kebijakan strategis yang menyangkut kedaulatan negara.

“Hati-hati, judulnya memang bengkel pesawat Hercules produk AS se-Asia, tapi nanti prakteknya bisa saja jadi pangkalan militer AS,” demikian isi pernyataan yang beredar.

Ia juga menegaskan bahwa rakyat Indonesia harus tetap waspada terhadap segala bentuk kerja sama internasional yang berpotensi mengganggu independensi dan kedaulatan bangsa.

Sementara itu, pemerintah sebelumnya memang telah memperkuat kerja sama pertahanan dan pengadaan armada Hercules dalam beberapa tahun terakhir. Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan juga aktif mendorong modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk pengadaan pesawat Super Hercules untuk TNI AU. 

Pernyataan Habib Rizieq tersebut pun menuai beragam tanggapan di tengah masyarakat. Sebagian besar mendukung sikap kehati-hatian demi menjaga kedaulatan nasional.