Ceramah di depan Ratusan Ribu Umat di Sokobanah Sampang, Habib Rizieq: Waspada Adu Domba Pribumi-Pendatang!
Kamis, 14 Mei 2026
Faktakini.info, Jakarta - Lautan umat Islam memadati Sokobanah Kabupaten Sampang, Madura, dalam kegiatan tabligh akbar yang menghadirkan Imam Besar Habib Rizieq Syihab pada Selasa, 12 Mei 2026. Menurut panitia, jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 100 ribu orang.
Setelah sebelumnya berdakwah di Pamekasan, Habib Rizieq kembali disambut antusias oleh masyarakat Sampang. Lautan manusia memenuhi lokasi acara untuk mendengarkan tausiyah yang menekankan pentingnya persatuan umat Islam.
Dalam ceramahnya, Habib Rizieq menjelaskan konsep persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshor pada masa Rasulullah SAW. Ia menegaskan bahwa ukuran persaudaraan dalam Islam bukanlah suku, ras, atau asal-usul, melainkan iman. Sementara itu, ukuran kemuliaan seseorang di sisi Allah SWT adalah ketakwaan.
“Standar persaudaraan adalah iman, dan standar kemuliaan adalah takwa,” tegasnya di hadapan jamaah.
Habib Rizieq juga mengingatkan umat Islam agar waspada terhadap upaya adu domba dengan narasi “pribumi versus pendatang” yang saat itu gencar dilakukan oleh Sekte Imaf bin Sarman PWI-LS cs (orang-orang ajam gila nasab, banyak diantaranya keturunan China Mongol).
Menurutnya, pola semacam itu pernah terjadi pada masa Rasulullah SAW ketika tokoh munafik Abdullah bin Ubay berusaha memecah belah kaum Anshar dan Muhajirin.
Ia menjelaskan bahwa para khalifah besar seperti Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Hasan bin Ali, hingga Muawiyah bin Abi Sufyan diterima oleh umat Islam tanpa mempersoalkan asal-usul mereka. Begitu pula dengan Kekhalifahan Utsmaniyah yang dipimpin oleh orang Turki yang merupakan orang ajam alias bangsa non-Arab.
Tak ada saat itu teriakan kaum Anshor, "Tolak Abu Bakar (dll) sebagai khalifah karena dia pendatang. Khalifah harus kami karena kami adalah pribumi!".
Menurut Habib Rizieq, hal itu menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam Islam didasarkan pada kapasitas, keilmuan, dan ketakwaan, bukan pada identitas etnis.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai polemik yang memecah belah umat, termasuk Sekte Imad yang terus ngotot mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW, sambil membatal-batalkan nasabnya Habaib yang merupakan keturunan Rasulullah SAW yang asli.
Tabligh akbar di Sampang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat ukhuwah Islamiyah. Jamaah yang hadir berasal dari berbagai daerah di Madura dan luar Madura, menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat untuk menghadiri dakwah yang menekankan persatuan, persaudaraan, dan penguatan akidah.
Selengkapnya saksikan liputan nya di IB TV berikut ini.
WASPADA PROPAGANDA KAUM MUNAFIQIN | CERAMAH HABIB RIZIEQ SYIHAB DI SOKOBANAH, SAMPANG - MADURA
Klik : https://youtu.be/CLmx_n917wg
https://youtu.be/CLmx_n917wg
Rekening Kemanusiaan : BSI 78 555 888 75 (Kode Bank 451)
A/N : HILMI PERSAUDARAAN ISLAM
Konfirmasi : Ustadz Ahmad Yani 0877 7533 9415
Rekening Palestina : BSI 6666 68 8811 (Kode Bank 451)
A/N : KOMITE PERSAUDARAAN AL AQSHO
Donasi Media & Perjuangan : BSI 7309782342 (Kode Bank 451)
A/N MEDIA PERSAUDARAAN ISLAM
Konfirmasi : Ustadz Muhammad Syukron 0814 1111 9212
Mari Bantu Perjuangan dan Dakwah Kami dengan Like, Comment, Share & Subscribe link dibawah ini :
Youtube : https://www.youtube.com/@OfficialIslamicBrotherhoodTV
Instagram : https://www.instagram.com/officialibtv
Telegram : https://t.me/IBTV_Official
WhatsApp : https://whatsapp.com/channel/0029VbC0mT0BvvsgxXbHRR3p
#frontpersaudaraanislam #ibtv #ibhrs #revolusiakhlaq
