LAPORAN KEGIATAN HILMI–FPI ACEH (4 BULAN) PASCA BANJIR BANDANG PROVINSI ACEH Periode Penuh: Desember 2025 – 31 Maret 2026

 


Rabu, 1 April 2026

Faktakini.info

4 bulan 

**LAPORAN REKAPITULASI KEGIATAN KEMANUSIAAN


HILMI–FPI ACEH (4 BULAN)**

PASCA BANJIR BANDANG PROVINSI ACEH


Periode Penuh: Desember 2025 – 31 Maret 2026



---


I. PENDAHULUAN


Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Provinsi Aceh sejak akhir November 2025 telah menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Kerusakan terjadi pada sektor permukiman, fasilitas ibadah dan pendidikan, infrastruktur dasar, serta terganggunya mata pencaharian warga di berbagai kabupaten.


Sebagai respons atas kondisi tersebut, HILMI–FPI Aceh bersama relawan lokal dan nasional melaksanakan aksi kemanusiaan terpadu selama empat bulan penuh, mencakup fase tanggap darurat hingga pemulihan (recovery). Wilayah utama yang menjadi fokus penanganan meliputi:


Aceh Tamiang


Aceh Timur


Aceh Utara


Bireuen


Aceh Tengah


Pidie Jaya


Lhokseumawe dan wilayah penyangga lainnya




---


II. CAPAIAN KUMULATIF TOTAL (4 BULAN)


1. Penyaluran Air Bersih Gratis


Selama empat bulan, distribusi air bersih menjadi program vital di wilayah terdampak krisis air:


Total titik layanan: >400 titik


Estimasi volume air terdistribusi: >130.000 liter


Intensitas distribusi: 2–3 trip/hari (±1.000 liter/trip)


Wilayah utama: Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tengah


Fasilitas prioritas:


Masjid & mushalla


Dayah & sekolah


RSUD & puskesmas


Posko pengungsian




Distribusi dilakukan secara konsisten, termasuk selama bulan Ramadhan, dengan fokus pada daerah yang mengalami kekeringan pasca banjir.



---


2. Penyaluran Logistik, Pangan, dan Kebutuhan Dasar


Program bantuan logistik dilaksanakan secara masif untuk menjangkau kebutuhan dasar masyarakat:


Paket logistik & makanan siap saji: >11.000 paket


Beras: ±28 ton


Paket sandang & perlengkapan keluarga: 400+ paket


Paket anak (tas sekolah & perlengkapan ibadah): 300+ paket


Mushaf Al-Qur’an & kitab pesantren:


300+ set kitab kuning


ratusan mushaf Al-Qur’an



Bantuan perlengkapan rumah tangga:


Rice cooker, kompor gas, kasur, ember, kipas angin


Menjangkau 200–300 KK




Program tambahan (Maret 2026):


Penyaluran 75 unit kasur di Bireuen (72 KK + 1 dayah + 1 bantuan tambahan sosial)


Distribusi 100 paket sembako Ramadhan


50 kotak kurma nasional


Mukena & sarung untuk korban banjir




---


3. Pembersihan Lingkungan dan Fasilitas Umum


Kegiatan pembersihan dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan pasca banjir:


Pembersihan sumur warga: 60+ unit


Pembersihan rumah warga:


±25 rumah berat (alat berat/excavator)


Puluhan rumah melalui gotong royong



Pembersihan fasilitas umum: >15 lokasi besar, meliputi:


RSUD Aceh Tamiang


Puskesmas


Sekolah


Dayah dan pesantren





---


4. Rehabilitasi Hunian dan Infrastruktur


Program rehabilitasi difokuskan pada pemulihan tempat tinggal dan fasilitas ibadah:


Pembangunan huntara: 15–30 unit


Rehabilitasi rumah warga: beberapa unit selesai


Rehabilitasi fasilitas keagamaan:


7–10 lokasi (dayah, mushalla, TPA)



Pembangunan fasilitas sanitasi:


WC umum & tempat wudhu



Material bangunan:


>3 ton kayu


Semen, seng, kalsiboard, triplek




Tambahan Maret 2026:


Perbaikan jalan sepanjang 250 meter menuju makam Cut Nyak Meutia


Pengurukan tanah 27 truk untuk fasilitas pendidikan




---


5. Pemulihan Ekonomi dan Ketahanan Pangan


Upaya pemulihan ekonomi dilakukan melalui sektor pertanian dan perikanan:


Pertanian:


Rehabilitasi lahan sawah: ±63 hektare


Bantuan:


3 ton pupuk


180 kotak bibit jagung


Alat semprot, parang, kereta sorong


Pestisida & herbisida




Program tambahan:


1 unit mesin penggembur tanah


20 unit budikdamber


20 ekor ayam ternak



Perikanan & Nelayan:


Pembuatan:


5 unit perahu nelayan


5 unit sampan pengeruk pasir



Bantuan alat tangkap ikan




---


6. Layanan Kesehatan, Sosial, dan Spiritual


Program pelayanan langsung kepada masyarakat dilakukan secara berkelanjutan:


Layanan kesehatan keliling:


Pemeriksaan tekanan darah


Pengobatan dasar


Bekam sunnah


Menjangkau ribuan warga



Bantuan sosial:


Zakat untuk janda dhuafa & lansia


Bantuan penderita sakit (termasuk stroke)



Kegiatan spiritual:


Zikir dan doa bersama


Tausiah dan penguatan mental


Trauma healing



Infrastruktur pendukung:


Panel surya


Lampu penerangan malam





---


III. PENUTUP


Selama empat bulan pelaksanaan aksi kemanusiaan, HILMI–FPI Aceh telah menunjukkan respon cepat, terstruktur, dan berkelanjutan dalam membantu masyarakat terdampak banjir bandang.


Capaian utama meliputi:


>400 titik distribusi air bersih


>11.000 paket logistik


±28 ton beras


Rehabilitasi hunian & fasilitas umum


Pemulihan ekonomi masyarakat



Program bantuan kasur di Kabupaten Bireuen telah selesai 100% per 30 Maret 2026, menjadi salah satu indikator keberhasilan program distribusi langsung berbasis kebutuhan.


Ke depan, program akan difokuskan pada:


Penyaluran bantuan lanjutan (bibit ikan & pertanian)


Perluasan jangkauan ke wilayah terpencil


Penguatan ekonomi masyarakat berbasis kemandirian



Seluruh capaian ini tidak terlepas dari dukungan para donatur, kerja keras relawan, serta partisipasi aktif masyarakat.