Buletin ke-15 FPI Jabar: Habib Rizieq Soroti Program MBG, Koperasi Merah Putih, Program Efisiensi dan BOP

 


Jum'at, 10 April 2026

Faktakini.info, Jakarta -Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam (DPD FPI) Jawa Barat merilis buletin edisi ke-15 yang terbit pada Jumat, 14 Syawal 1447 H atau 10 April 2026. Dalam buletin tersebut, disampaikan pandangan serta masukan terkait sejumlah program pemerintah agar pelaksanaannya lebih berpihak kepada rakyat.

Melalui pernyataan yang merujuk pada sikap Imam Besar Habib Rizieq Shihab, para habaib dan ulama di lingkungan FPI menyatakan dukungan terhadap program-program pemerintah, dengan catatan penting agar dilakukan perbaikan di berbagai aspek.

Salah satu program yang disorot adalah Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai perlu dilanjutkan, namun harus disertai pengawasan ketat agar terbebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan guru, kualitas fasilitas sekolah, serta kebersihan dan keamanan makanan juga menjadi sorotan utama.

DPD FPI Jabar juga menekankan pentingnya pelibatan usaha kecil seperti kantin sekolah, serta memastikan program tidak dijadikan ladang bisnis oleh pihak tertentu. Di sisi lain, mereka mengingatkan agar aparat keamanan tetap fokus pada tugas utamanya dan tidak terbebani urusan di luar fungsi pokok.

Selain MBG, program Koperasi Desa Merah Putih juga mendapat perhatian. Program ini diharapkan berjalan sesuai prinsip syariah, tidak merugikan masyarakat, serta menjunjung tinggi transparansi dan keadilan.

Dalam aspek efisiensi pemerintahan, buletin tersebut mendorong pengurangan pemborosan anggaran, penghentian rangkap jabatan, hingga reformasi institusi secara menyeluruh. Sikap tegas terhadap pelanggaran hukum serta penolakan terhadap gaya hidup mewah pejabat juga menjadi bagian dari rekomendasi.

Di bidang internasional, DPD FPI Jabar menyoroti pentingnya sikap Indonesia yang independen, khususnya dalam mendukung perjuangan Palestina. Mereka menekankan agar kebijakan luar negeri tidak didikte pihak asing serta tetap berorientasi pada keadilan global.

Sebagai penutup, buletin tersebut menegaskan bahwa seluruh program pemerintah perlu didukung selama dijalankan secara adil, transparan, dan benar-benar berpihak kepada rakyat. Kritik dan masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencapai tujuan kesejahteraan masyarakat.

📄 TRANSKRIP ISI GAMBAR

BULETIN DPD FPI JAWA BARAT

Edisi ke-15 – Jum’at 14 Syawal 1447 H – 10 April 2026

Terbit setiap Jum’at

4 PROGRAM PEMERINTAH BAGUS … TAPI …

Mengenai 4 program pemerintah, sikap Habib Rizieq Shihab, para habaib, dan ulama di Front Persaudaraan Islam adalah mendukung dengan catatan dan perbaikan pada pelaksanaannya, berikut beberapa masukan untuk pemerintah:

1. Program MBG (Makanan Bergizi Gratis)

Program ini perlu dilanjutkan, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki:

Hentikan KKN, jangan sampai dana dikorupsi atau hanya dinikmati orang dekat kekuasaan.

Perhatikan kesejahteraan guru, jangan kurir digaji tinggi sementara guru honorer hanya ratusan ribu.

Perbaiki fasilitas sekolah, jangan makanan bagus tapi sekolah hampir roboh.

Jaga kebersihan dapur, jika tidak layak harus ditutup.

Libatkan kantin sekolah, jangan matikan usaha kecil.

Pastikan kualitas makanan, tidak boleh ada makanan rusak atau berbelatung.

Cegah keracunan, masalah jangan ditutup-tutupi tapi diperbaiki.

Jangan jadi proyek bisnis semata, hindari praktik setoran, pungli, dan premanisme.

Jangan membebani aparat, polisi dan tentara punya tugas utama bukan urusan dapur.

Lengkapi dengan pendidikan & kesehatan gratis, jangan hanya makan gratis sementara sekolah tetap mahal.

2. Koperasi Desa Merah Putih

Program ini juga perlu dijalankan dengan catatan:

Harus bebas riba, gunakan sistem sesuai syariat.

Jangan merampas tanah rakyat, gunakan aset negara bukan memaksa masyarakat.

Bebas dari KKN, transparansi dan keadilan wajib dijaga.

Libatkan rakyat secara nyata, bukan hanya pemodal yang berkuasa.

Kuasai dari hulu ke hilir agar tidak kalah oleh pihak besar.

Berpihak pada rakyat, tujuannya jelas memakmurkan masyarakat.

Harga harus bersaing, kalau lebih mahal dari minimarket rakyat tidak akan datang.

Tempat nyaman dan menarik, pelayanan baik, bersih, aman.

Lokasi strategis, jangan dibangun di tempat yang sulit dijangkau.

Kondisi sehat dan profesional agar dipercaya masyarakat.

3. Program Efisiensi

Efisiensi harus dijalankan secara adil:

Potong juga gaji pejabat tinggi.

Hentikan pensiun tidak wajar.

Stop rangkap jabatan.

Rampingkan kabinet.

Hentikan pemborosan anggaran.

Tidak ada buzzer yang memecah belah.

Pejabat jangan pamer kekayaan.

Hentikan pesta dan gaya hidup mewah.

Perbaiki penegakan hukum.

Lakukan reformasi institusi secara serius.

4. Program Internasional (Board of Peace / BOP)

Keterlibatan diperbolehkan dengan syarat:

Indonesia harus punya peran utama, tidak dikendalikan pihak asing.

Fokus membela Palestina, bukan alat kepentingan negara lain.

Tidak melemahkan perjuangan rakyat Palestina.

Berani bersikap terhadap ketidakadilan global.

Libatkan Palestina dalam keputusan.

Tegas terhadap pelanggaran HAM.

Dorong keadilan internasional.

Tujuan akhir: kemerdekaan Al-Aqsa.

Kesimpulan

✨ Semua program perlu didukung selama dijalankan dengan benar, adil, dan berpihak kepada rakyat.

✨ Perbaikan harus terus disampaikan agar tujuan kebaikan benar-benar tercapai.