[Video] Cahaya Hati dan HILMI-MF FPI Sumut Bagikan Bantuan untuk Warga Aceh Timur

 


Rabu, 4 Maret 2026

Faktakini.info, Jakarta - Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan Yayasan Cahaya Hati bersama HILMI Sumatera Utara serta Mahkamah Front FPI Sumut dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh Timur.

Ramadhan yang seharusnya menjadi bulan penuh kebahagiaan bagi masyarakat Desa Cempa Tanjung dan sekitarnya tahun ini terasa berbeda. Ribuan warga harus menjalani ibadah puasa di tengah kondisi sulit akibat musibah banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, relawan dari Cahaya Hati, HILMI FPI Sumut, dan Mahkamah Front FPI Sumut bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada warga serta pesantren di Desa Simpang Jernih, Aceh Timur.

Bantuan yang Disalurkan.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi:
210 paket sembako
150 paket kurma
100 botol air zam-zam
150 mushaf Al-Qur’an
50 buku Iqra
Pakaian bayi

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Cahaya Hati, Ustadz Oktri dari Pekanbaru, bersama Ketua HILMI Sumut H. Husni Hasan, dengan koordinasi lapangan oleh Habib Hud Al-Atthos, selaku Ketua Mahkamah Front FPI Sumut.

Setelah kegiatan pembagian bantuan, rombongan relawan melaksanakan buka puasa bersama masyarakat dan santri di pesantren Desa Simpang Jernih sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Oktri menyampaikan pesan keutamaan berbuat kebaikan di bulan Ramadhan.

“Dari Nabi SAW bersabda: Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan Malaikat Kiraamal Katibin pada bulan Ramadhan untuk menulis segala kebaikan-kebaikan umat Muhammad SAW,” ujarnya kepada Faktakini.info di sela kegiatan buka puasa bersama di Desa Cempa Tanjung, Aceh Timur, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan penuh berkah.




Klik video: