Semua Negara Tolak Ajakan Trump untuk Buka Paksa Blokade Selat Hormuz
Senin, 16 Maret 2026
Faktakini.info
Sampai detik ini, Presiden Trump sudah meminta secara resmi kepada negara negara di dunia untuk ikut membantu membuka blokade Selat Hormuz yang sekarang Diblokade Iran.
Trump meminta negara negara lain untuk mengirim kapal perang untuk membuka blokade Selat Hormuz.
Hasilnya:
Italia: Menolak
Spanyol: Menolak
Jepang: Menolak
Prancis: Ragu Ragu
Norwegia: Menolak
Australia: Menolak
Jerman: Menolak
Kanada: Menolak
China: Tidak ada respon sama sekali.
Inggris: Tidak ada komitmen
Belanda: Tidak ada Komitmen
Korea Selatan: tidak ada konfirmasi.
Hasil ini sangat mengejutkan, tidak ada negara sekutu AS bahkan teman dekat sekalipun yang mau ikut ajakan Trump berurusan dalam perang Iran.
Tidak ada negara yang mau mati konyol berurusan dengan Balistik dan Hipersonik Iran.
Trump bahkan sampai memelas ke NATO, bahwa AS telah membantu Eropa dalam perang Ukraina, harusnya mereka membantu AS dalam perang Iran.
Para pemimpin dunia sudah banyak yang sadar, bahwa perang ini adalah perang nya Trump dan Netanyahu. Ini perang koalisi Epstein, bukan kepentingan mereka untuk terlibat.
Ada pergeseran yang sangat signifikan dalam Geopolitik. Dimana AS saat ini tidak punya kendali atas perang ini.
Selat Hormuz masih dikuasai Iran sepenuhnya, penguasaan yang cerdas yang dilakukan angkatan laut bersenjata Iran.
AS dan Israel sendiri tidak berani mendobrak blokade Selat Hormuz yang ditutup oleh Iran. Walaupun mereka mengaku punya angkatan laut yang kuat dan super power.
Peristiwa ini telah mengkonfirmasi collapse nya penguasaan dan kekuatan angkatan laut global yang selama ini diklaim dikauasi AS.
Foto: Jenderal Ali Reza Tangsiri, Komandan Angkatan Laut Iran, yang bertanggung jawab penuh atas Selat Hormuz.
Tengku Zulkifli Usman ✓
