Rangkuman Khotmul Qur'an Ramadhan Malam Ke-16 bersama Habib Taufiq Assegaf

 


Sabtu, 7 Maret 2026

Faktakini.info

📝 Rangkuman Khotmul Qur'an Ramadhan Malam Ke-16 bersama Habib Taufiq Assegaf

di Ponpes Ihyau’us Sunnah Rejoso (Kamis 5 Maret 2026)


*Dinamika Akhir Zaman dan Sikap Muslim*


• Sayyid Umar Bin Abdurrahman Bahlega menekankan bahwa setiap waktu yang berlalu selalu mengalami perubahan yang cenderung menjadi lebih buruk dan lebih keruh dibandingkan hari sebelumnya, sesuai dengan sunatullah dan kabar dari Rasulullah ﷺ


• Dunia hanyalah tempat tinggal sementara untuk mempersiapkan diri menghadapi akhirat, baik menuju surga maupun neraka. Beliau mendoakan agar seluruh jamaah menjadi ahli surga tanpa hisab


• Menghadapi fenomena akhir zaman yang membingungkan, umat Islam diperintahkan untuk fokus pada kewajiban diri sendiri (alaikum anfusakum) dan tidak terjebak dalam kepanikan berlebih terhadap isu-isu global


• Terkait isu peperangan atau fenomena alam yang dikaitkan dengan kiamat (seperti meteor atau nuklir), beliau menyarankan agar umat tetap tenang dan mengkaji hadis dengan benar melalui bimbingan ulama agar tidak salah dalam mengambil tindakan



*Ibadah Terbaik dan Fokus Spiritual*


• Ibadah terbaik adalah yang dilakukan secara totalitas sesuai dengan waktunya; saat bekerja fokus bekerja, saat salat fokus salat, dan saat hadir di majelis harus fokus menghadirkan hati dan pikiran


• Untuk warga Pasuruan, beliau menyarankan agar tetap mengikuti bimbingan ulama yang istiqamah (seperti Habib Taufiq) dan para Kyai lainnya daripada bingung mempelajari kitab sendiri tanpa guru yang bisa berujung pada kekeliruan


*Umat dianjurkan untuk:*

• Pasrah dan ikhlas dengan takdir Allah (taslim) setelah berikhtiar maksimal


• Bersegera dalam melakukan amal saleh 


• Menjaga hati agar tidak mudah sumpek dengan cara rutin mengaji dan berkumpul dengan orang saleh


• Menjaga lisan dan tangan dari perbuatan yang merugikan atau melukai orang lain, termasuk dalam hal bermedia sosial



*Strategi Menyelamatkan Diri dari Fitnah akhir zaman*


• Habib Taufiq mengibaratkan fitnah akhir zaman seperti banjir besar setinggi 10 meter. Dalam kondisi tersebut, prioritas pertama adalah menyelamatkan diri sendiri, kemudian keluarga, lalu orang-orang terdekat yang mampu kita bantu


• Kita jangan memaksakan diri ingin merubah seluruh dunia sendirian karena itu adalah hal yang mustahil; fokuslah pada apa yang mampu dijangkau dalam lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan orang-orang yang berada di sekitar kita


• Dianjurkan untuk menjauhi hal-hal negatif yang menjerumuskan pada pelanggaran syariat serta selalu membangun persaudaraan karena Allah (ukhuwah fillah)



*Peringatan tentang Penyakit Hati dan Sifat Manusia*


Habib Taufiq menjelaskan tiga hal yang sangat mengkhawatirkan di akhir zaman:


1. *Kekikiran yang dipatuhi*


Orang kaya yang pelit dalam mendukung perjuangan agama


2. *Hawa nafsu yang diikuti*


Manusia yang hanya mengejar kepuasan duniawi seperti wisata, rumah mewah, dan popularitas, bukan karena Allah


3. *Rasa bangga terhadap pendapat sendiri*


Ketidakmampuan menghargai pendapat orang lain sehingga sulit mencapai kesepakatan dan kerja sama



*Analisis Konflik dan Kemenangan Islam*


• Beliau menjelaskan bahwa pergolakan yang terjadi di Timur Tengah saat ini, termasuk persaingan memperebutkan kekuasaan, minyak, dan kekayaan, merupakan ujian bagi orang-orang beriman


• Rasulullah ﷺ tidak mengkhawatirkan umatnya kembali menyembah berhala, tetapi beliau sangat khawatir umatnya akan hancur karena saling membunuh demi memperebutkan kemewahan duniawi


• Segala penderitaan dan kekacauan umat Islam saat ini diibaratkan seperti seorang ibu yang hamil sembilan bulan; sedang mengalami masa sakit yang hebat, namun sebentar lagi akan melahirkan “bayi kemenangan”, yaitu munculnya pemimpin yang akan menyatukan umat


والله اعلم بالصّواب