Kecam Serangan Israel Terhadap Iran, Muhammadiyah: Langgar HAM dan Hukum Internasional
Dalam pernyataannya, Muhammadiyah menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta korban lain akibat serangan yang terjadi. Organisasi ini juga menyampaikan belasungkawa bagi korban serangan balasan yang terjadi di sejumlah negara Arab.
Muhammadiyah mengecam keras berbagai serangan yang dinilai melanggar Hak Asasi Manusia, hukum internasional, serta mengabaikan keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam poin sikapnya, Muhammadiyah mendesak PBB agar memberikan sanksi tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran serta mendorong langkah nyata untuk menghentikan kekerasan. Selain itu, organisasi ini juga meminta peran aktif Organisasi Kerja Sama Islam dalam mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina serta mencegah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Muhammadiyah juga mengimbau Iran dan negara-negara Arab untuk menahan diri dan mengedepankan dialog agar tidak terjadi konflik lebih luas di antara sesama anggota OKI.
Sebagai penutup, Muhammadiyah mengajak seluruh negara, lembaga multilateral dan bilateral, tokoh agama, serta masyarakat dunia untuk bersama-sama menciptakan perdamaian dan keadilan global serta menolak segala bentuk tindakan sewenang-wenang yang dapat merusak peradaban manusia.
Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni, dan Sekretaris Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.
📄 TRANSKRIP LENGKAP
PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH
SURAT PERNYATAAN
TENTANG
KONFLIK DI TIMUR TENGAH
NOMOR 16/PER/I.0/B/2026
BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM
Mencermati dengan saksama perkembangan Kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan sikap sebagai berikut:
Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran. Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab.
Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata.
Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.
Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerjasama Islam.
Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.
Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi.
Yogyakarta, 13 Ramadan 1447 H
2 Maret 2026 M
Ketua,
Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni
NBM 706137
Sekretaris,
Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.
NBM 763796
M
