Forum Purn TNI Minta Prabowo Keluar dari BoP: Pengirimab TNI ke Gaza Membuat TNI jadi "Antek-antek Asing"

 


Selasa, 3 Maret 2026

Faktakini.info, Jakarta - Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPP TNI) menulis surat tebuka untuk Presiden Prabowo Subianto pada 27 Februari 2026.

Isi surat itu adalah penolakan pengiriman TNI dalam skema Board of Peace (BoP) apabila tidak didasarkan pada mandat resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), karena dinilai dapat membuat TNI jadi “antek-antek asing”.

Surat itu ditandatangani oleh Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan. Mereka menegaskan, Pelibatan TNI di Luar Negeri harus berdasarkan Mandat PBB, bukan kepentingan negara tertentu.

Dalam surat tersebut ditegaskan, TNI dikirim sebagai Pasukan Perdamaian PBB (UN Peacekeeping Forces), bertindak netral, tidak berpihak, dan tidak menjadi alat kekuatan geopolitik mana pun.

Jika pengerahan pasukan dilakukan atas prakarsa atau kepentingan suatu negara, maka hal itu menyimpang dari tradisi kehormatan TNI dan menempatkan prajurit Indonesia dalam konflik yang bukan mandat konstitusi.

Dengan ini mereka menyatakan menolak tegas keterlibatan Indonesia dalam BoP dengan skema pengiriman Pasukan TNI yang tidak memiliki mandat resmi PBB, mendesak Pemerintah tetap konsisten pada politik luar negeri bebas-aktif, serta meminta Presiden Republik Indonesia menempatkan kepentingan nasional dan amanat konstitusi di atas tekanan geopolitik apa pun.