Arafi: Perlawanan Iran Berlanjut Sesuai Perintah Sayyid Khamenei
Senin, 2 Maret 2026
Faktakini.info, Jakarta - Sheikh Alireza Arafi menegaskan bahwa kebijakan perlawanan tetap tidak berubah selama transisi kepemimpinan Iran.
Ayatollah Alireza Arafi, anggota Dewan Kepemimpinan Sementara Iran, menegaskan pada hari Senin bahwa perlawanan negara terhadap agresi AS-Israel berjalan sesuai dengan jalan yang telah ditetapkan oleh Pemimpin Revolusi Islam yang gugur, Sayyed Ali Khamenei.
Berbicara kepada televisi pemerintah Iran, Arafi mengatakan Iran sedang melewati "fase yang menentukan," tetapi menekankan bahwa bangsa ini akan menang melalui persatuan dan dukungan rakyat.
"Tanpa ragu, rakyat Iran akan menang," katanya, menggarisbawahi bahwa arah negara tetap stabil meskipun ada perkembangan baru-baru ini.
Pernyataannya disampaikan sehari setelah Dewan Kepemimpinan Sementara mengadakan pertemuan kedua, menyusul pengumuman pembentukannya oleh Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Dewan tersebut dibentuk sesuai dengan Pasal 111 Konstitusi Iran, yang menguraikan prosedur untuk mentransfer tanggung jawab kepemimpinan sambil menunggu pemilihan pengganti oleh Majelis Ahli.
Transisi Konstitusional berdasarkan Pasal 111
Berdasarkan Pasal 111, dalam hal kematian, pengunduran diri, atau pemberhentian Pemimpin, Majelis Ahli bertugas untuk menunjuk pengganti secepat mungkin.
Tugas kepemimpinan saat ini diemban oleh dewan sementara yang terdiri dari presiden, kepala peradilan, dan seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga yang dipilih oleh Dewan Penentu Kebijakan.
Dewan Kepemimpinan Sementara saat ini termasuk Sheikh Alireza Arafi, Presiden Masoud Pezeshkian, dan Ketua Mahkamah Agung Gholam Hossein Mohseni Ejei.
Larijani menekankan bahwa mekanisme konstitusional berjalan tanpa gangguan, dan menjanjikan persatuan nasional selama periode transisi yang sensitif ini.
Arafi, seorang ulama senior kelahiran tahun 1959 di Meybod, telah memegang peran akademis dan administratif penting di seminari-seminari keagamaan di Qom. Ia juga merupakan anggota Majelis Pakar dan terpilih sebagai Wakil Ketua Kedua pada tahun 2024.
