Jusuf Kalla: Indonesia Harus Memihak Iran karena Pihak yang Diserang, Jangan Netral
Ahad, 8 Februari 2026
Faktakini.info
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menilai, Indonesia semestinya berpihak pada Iran sebagai negara yang diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Menurut Kalla, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak seharusnya bersikap netral tanpa menunjukkan keberpihakan terhadap pihak yang menjadi korban serangan.
"Mesti ada itu keberpihakan. Masa, kita berpihak ke Israel, masa kita berpihak kepada Amerika yang menyerang. Logikanya kita harus berpihak dong kepada negara Iran itu," kata Kalla dalam keterangan video yang diterima Kompascom, Sabtu (7/3/2026).
Hal itu disampaikan Kalla usai menggelar buka puasa dan shalat tarawih bersama pengurus serta anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Menurut Kalla, Indonesia harus memiliki sikap terhadap negara yang teraniaya.
"Harus (Indonesia harus menyuarakan). Kita harus ada keberpihakan kepada negara yang diserang, negara yang teraniaya. Harus kita punya sikap," ujar dia.
Ia menilai, jika Indonesia tidak memiliki sikap yang jelas dalam konflik internasional, hal tersebut dapat memengaruhi hubungan diplomasi dengan negara-negara di kawasan Asia maupun dunia Islam.
“Kalau tidak punya sikap, kita kehilangan diplomasi kerja sama dengan negara negara Asia, negara negara Islam sebagai penduduk Islam terbesar," kata dia.
Menurut Jusuf Kalla, konflik internasional seharusnya dapat diselesaikan melalui forum internasional guna mencari jalan damai.
Artikel/Kompascom
