Gentle dan Berjiwa Besar, Habib Bahar Sampaikan Permintaan Maaf kepada GP Ansor terkait Insiden di Cipondoh

 

Kamis, 12 Februari 2026

Faktakini.info, Jakarta - Sikap gentle dan berjiwa besar ditunjukkan oleh Habib Bahar bin Smith dengan menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa insiden yang menimpa seorang anggota PWI-LS (Sekaligus Banser), Rida, di Cipondoh, Tangerang. Meski dalam pandangan banyak pihak Habib Bahar tidak bersalah dan telah bersikap kooperatif, beliau tetap memilih untuk meminta maaf demi menjaga persatuan dan ukhuwah.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Habib Bahar melalui sebuah rekaman video pada Rabu (11/2), didampingi beberapa rekannya. Dalam pernyataannya, Habib Bahar menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran bersama agar seluruh elemen umat semakin memperkuat persaudaraan.

Dengan penuh ketulusan, Habib Bahar menyampaikan:

“Saudara-saudaraku, sebagaimana kita ketahui dengan adanya kejadian beberapa waktu yang lalu, saya bersama dengan Haji Arif, Haji Edi dan Pak Dwi, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa kepada saudara kita Pak Rida.

Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada Keluarga Besar GP Ansor, khususnya keluarga kami di GP Ansor Tangerang, Banten. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua untuk bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah.”

Lebih lanjut, Habib Bahar mengajak seluruh pihak untuk mempererat persaudaraan dalam keislaman, keimanan, dan kebangsaan. Beliau juga mendoakan agar seluruh umat diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk terus menjaga nilai-nilai Islam dan persatuan bangsa, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Sikap ini dinilai sebagai bentuk kedewasaan dan kebesaran hati. Di tengah proses hukum yang berjalan, Habib Bahar tetap memilih jalur damai, menenangkan suasana, serta mengedepankan ukhuwah Islamiyah dan persatuan anak bangsa.

Sebagaimana diketahui, Polres Metro Tangerang Kota sebelumnya menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi saat acara Maulid Nabi di Cipondoh pada September 2025. Namun demikian, langkah Habib Bahar untuk meminta maaf menunjukkan komitmen beliau dalam menjaga keharmonisan umat dan bangsa.

Di saat banyak orang memilih mempertahankan ego, Habib Bahar justru memilih merendahkan hati. Sebuah sikap gentle yang patut diapresiasi.