Mushonnif Muda asal Bangkalan II

 


Sabtu, 31 Januari 2026

Faktakini.info

Mushonnif Muda asal Bangkalan II

Saya jarang menulis seperti ini. Tapi kali ini rasanya terlalu sayang jika hanya disimpan dalam hati.

Namanya Ubaidillah Royyan Adzra’i. Dia sepupu saya. Dia masih sangat muda—bahkan ketika semua ini terjadi, usianya belum genap 13 tahun. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga paman saya, KH. Karror Abdullah Schal, dan kini belajar di Pesantren Sidogiri.

Belum genap dua tahun mondok, Royyan sudah langsung masuk program takhaṣṣuṣ. Kalau ada istilah efisiensi kelas dengan makna yang positif, dia pelakunya. Sampai-sampai ia ditunjuk untuk mengikuti lomba menulis kitab dalam kurun waktu dua bulan, padahal pesertanya kebanyakan dari kelas Aliyah, atau mungkin para Asatidz. Hal ini menyiratkan dua perkara buat saya; yang pertama adalah mungkin rajin dan giatnya anak tersebut, dan yang kedua adalah betapa metode Pendidikan Pesantren, dalam hal ini Sidogiri adalah sebuah pencapaian yang berada dalam taraf luar biasa.

Kenapa? Karena di umur yang belum genap 13 tahun, Royyan sudah berhasil menjadi mushonnif muda yang sedikit sekali di umur segitu seseorang menjadi mushonnif. Dalam kitab Alfiyah Tashnif karya Lora Ibrahim Amin @ibrahim.alkhalilie , adik Lora Ismael Amin Kholil @ismaelalkholilie , ada satu bah unik yang jarang peminatnya, yaitu bocil-bocil pengarang kitab. Disana disebutkan bahwa ada beberapa nama ulama-ulama besar yang telah menulis kitab di umur yang belum sampai 20 tahun. Diantaranya:

Imam Bukhori pada umur 18 tahun.
Imam Ibn Taimiyah 19 tahun.
Imam As-Suyuthi 17 tahun.
Syekh Muhammad Amin Syinqithi sebelum baligh.
Syekh Ibn Marzuq Tilmisani 6 Tahun.

Nah ada anak Bangkalan, Madura, yang ikutan barisan ulama-ulama besar itu, ia masih berumur 13 tahun namun telah mampu menulis Syarah dari Kitab Imam Al-Ghazali yang berjudul Minhajul Arifin, sebuah kitab tingkat tinggi tentang ilmu tasawuf. Dia beri judul Tadzkirah Al-Muqwin syarah Minhajul Arifin. Ini artinya dia telah berada pada juara kedua atau ketiga pada urutan mushonnif dunia dalam usia muda, dan keempatnya adalah saya😂🙏🏻

_(Ditulis oleh: Lora Muhammad Ismail Al-Ascholy)_

Semoga kita beserta putra/i kita Allah jadikan ahli ilmu serta amal, Aamiin... 🤲🤲🤲