Ratusan Ribu Umat Islam Padati Monas, Ini Pesan Penting Habib Umar bin Hafidz dalam Tabligh Akbar

 

Selasa, 13 Oktober 2026

Faktakini.info, Jakarta - Ratusan ribu umat Islam memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (12/10/2026) dalam rangka menghadiri Tablig Akbar yang diisi oleh ulama ternama asal Yaman, Al-Habib Umar bin Hafidz. Dalam tausiahnya, Habib Umar menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah poin-poin utama serta pesan yang disampaikan oleh Al-Habib Umar bin Hafidz dalam acara tersebut:

1. Hakikat Penghambaan kepada Allah SWT

Kemuliaan dan kebahagiaan sejati seorang manusia terletak pada keimanan, ketakwaan, serta ketulusan dalam beribadah kepada Allah SWT. Setiap manusia diingatkan bahwa seluruh amal perbuatannya kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, umat diajak untuk senantiasa mendekatkan diri dan menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan-Nya.

2. Memperbanyak Zikir

Umat Islam dianjurkan untuk terus memperbanyak zikir agar hati senantiasa terhubung dengan Allah SWT. Zikir yang dianjurkan antara lain membaca Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar, serta La haula wa la quwwata illa billah. Habib Umar menekankan bahwa zikir tidak hanya diucapkan di lisan, tetapi harus dihayati dalam hati dan diwujudkan melalui ketaatan sehari-hari.

3. Memperbanyak Tobat dan Memohon Husnul Khatimah

Menyadari bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa, umat diajak untuk senantiasa bertobat, memperbanyak istigfar, dan memperbaiki diri. Beliau juga mengingatkan pentingnya memohon ampunan, rahmat, serta rida Allah SWT agar diwafatkan dalam keadaan beriman (husnul khatimah).

4. Mencintai Rasulullah SAW

Wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW harus dibuktikan melalui amalan nyata, seperti memperbanyak selawat, mengikuti sunah, meneladani akhlak mulia beliau, serta mengamalkan ajaran-ajarannya. Diharapkan melalui amalan ini, umat Islam dapat memperoleh syafaat beliau atas izin Allah SWT dan dikumpulkan bersama Rasulullah di akhirat kelak.

5. Mendoakan Indonesia dan Palestina

Secara khusus, jamaah diajak mendoakan bangsa Indonesia agar senantiasa diberkahi, damai, aman, dan dipimpin menuju kebaikan. Selain itu, doa tulus juga dipanjatkan bagi saudara-saudara Muslim di Gaza dan Palestina agar diberikan pertolongan, perlindungan, keselamatan, serta pembebasan dari penderitaan.

6. Menjaga Amalan dan Memperteguh Tauhid

Habib Umar menyampaikan beberapa amalan harian yang perlu dijaga, di antaranya:

 * Membaca Ayat Kursi.

 * Menjaga salat lima waktu dan mengupayakan salat berjamaah.

 * Menjauhkan seluruh anggota tubuh dari perbuatan maksiat.

 * Membersihkan hati dari sifat kesombongan, kedengkian, dan kebencian.

Tausiah tersebut diakhiri dengan memperbarui komitmen keimanan melalui kalimat tauhid:

> لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

> (La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah - Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah).

> 

Penutup

Inti dari tausiah Al-Habib Umar bin Hafidz adalah ajakan mendalam untuk memperkuat iman, memperbanyak zikir dan tobat, mencintai Rasulullah SAW, menjaga ibadah, serta memperbaiki akhlak dan kepedulian terhadap sesama.

Majelis ilmu dan zikir ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman spiritual sesaat, melainkan menjadi awal dari perubahan nyata yang berdampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, mengaruniakan keistiqamahan, memberkahi Indonesia, menolong rakyat Palestina, serta mematikan seluruh umat dalam keadaan beriman (husnul khatimah).