DPD FPI DKI Jakarta Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran

 


Selasa, 13 Oktober 2026

Faktakini.info, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam (DPD FPI) DKI Jakarta secara resmi menyatakan sikap menolak rencana penyelenggaraan Konser Andrea Bocelli: Romanza 30th Anniversary World Tour yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pernyataan sikap yang dikeluarkan pada 12 Oktober 2026 tersebut diteken oleh Ketua DPD FPI DKI Jakarta Hb. Zein bin Umar Al Athos, Sekretaris Hb. Hazieq bin Ali Al Haddad, serta disetujui oleh Imam Daerah DPD FPI DKI Jakarta Abuya Hb. Hamid bin Abdullah Al Kaff.
Pertimbangan dan Dasar Penolakan
DPD FPI DKI Jakarta menjelaskan bahwa penolakan tersebut didasarkan pada pertimbangan ideologis, konstitusional, kemanusiaan, serta bentuk kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ada beberapa poin utama yang menjadi dasar penolakan mereka:
 * Amanat Konstitusi Menolak Penjajahan: Sesuai Pembukaan UUD 1945, Indonesia secara tegas menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikaedilan.
 * Komitmen terhadap Palestina: Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel.
 * Sorotan Rekam Jejak Andrea Bocelli: FPI menyoroti keterlibatan Andrea Bocelli dalam acara penggalangan dana Friends of the Israel Defense Forces pada tahun 2010 serta penampilannya di Tel Aviv pada tahun 2022, yang menjadi perhatian kelompok pendukung Palestina.
 * Menolak Normalisasi dan Legitimasi: FPI menolak kegiatan yang dinilai memberikan legitimasi atau normalisasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan pendudukan Israel.
 * Konsistensi Solidaritas: Solidaritas terhadap Palestina dinilai harus diwujudkan secara nyata melalui sikap tegas terhadap kegiatan yang bertentangan dengan perjuangan kemerdekaan Palestina, bukan sekadar slogan.
Enam Poin Tuntutan DPD FPI DKI Jakarta
Melalui surat resminya, DPD FPI DKI Jakarta menyampaikan enam poin pernyataan sikap dan tuntutan:
 * MENOLAK penyelenggaraan Konser Andrea Bocelli di Jakarta berdasarkan pertimbangan politik dan moral atas rekam jejak publik sang penyanyi.
 * MENDESAK pihak penyelenggara untuk membatalkan dan mengevaluasi kembali rencana konser tersebut dengan memperhatikan aspirasi masyarakat Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina.
 * MENGIMBAU pemerintah dan pihak berwenang untuk mencermati aspirasi masyarakat secara objektif berdasarkan peraturan perundang-undangan, tertib umum, dan prinsip penyampaian pendapat secara damai.
 * MENEGASKAN dukungan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, serta menolak segala bentuk penjajahan dan pelanggaran hak asasi manusia.
 * MENOLAK segala bentuk normalisasi yang dinilai mengabaikan penderitaan rakyat Palestina.
 * MENGAJAK umat Islam dan masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina melalui doa, bantuan kemanusiaan, edukasi, serta penyampaian aspirasi secara damai dan tertib.
FPI menegaskan bahwa penolakan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan upaya menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina secara konsisten dan bermartabat.