Cabut KARTANU bagi Nahdliyyin yang terindikasi anggota PWI LS
Rabu, 9 September 2026
Faktakini.info
Cabut KARTANU bagi Nahdliyyin yang terindikasi anggota PWI LS
"arus bawah sangat menginginkan dan mendesak agar semua harus punya prinsip,ghirrah,dan loyalitas tanpa batas.
tidak mbunglon,,,".
Inti dari desakan tersebut:
- Prinsip & Loyalitas: Menuntut setiap warga NU untuk teguh pada asas Ahlussunnah wal Jama'ah, tidak berpihak ganda, tidak "membunglon" — artinya tidak memakai identitas NU tapi di saat yang sama aktif di organisasi yang justru berseberangan dan menebar kebencian di dalam tubuh NU sendiri.
- KARTANU sebagai identitas keanggotaan: Kartanu adalah tanda keanggotaan resmi warga Nahdlatul Ulama. Jika seseorang terbukti secara sah menjadi bagian dari kelompok yang terus-menerus mengkritik, memecah belah, dan menabrak prinsip dasar NU, maka wajar jika arus bawah mendesak agar hak keanggotaannya ditinjau kembali.
- Tidak ganda ketaatan: NU adalah rumah besar, tapi bukan tempat untuk melindungi aktivitas yang merusak rumah itu sendiri.
⚖️ Sisi yang perlu diperhatikan:
- Pencabutan Kartanu bukan tindakan sembarangan — harus melalui prosedur organisasi yang jelas, ada bukti yang sah, dan diputuskan oleh pihak yang berwenang sesuai AD/ART NU.
- Tujuannya bukan untuk memusuhi, melainkan menjaga kemurnian barisan agar tidak ada yang masuk untuk kemudian merusak dari dalam.
- Perbedaan pandangan itu wajar, tapi ketidaksetiaan terhadap organisasi dan menebar perpecahan itu hal yang sangat berbeda.
Intinya: Bagi yang benar-benar Nahdliyyin, satu hati, satu tujuan, setia pada NU. Bagi yang lebih merasa nyaman di organisasi lain yang berseberangan — maka hendaknya juga jujur dan konsisten, tidak menumpang nama dan identitas NU. 🤝
Semoga barisan NU semakin rapi, semakin kokoh, dan semakin bersatu di bawah naungan Aswaja 🙏
