Perdebatan Panas Tim Advokat vs JPU, Dokter Tifa: Kenapa Tak Mau Serahkan BAP?
Sabtu, 18 Juli 2026
Faktakini.info, Jakarta - Dokter Tifa mengungkap hal menarik sekaligus perkembangan terbaru terkait isu ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.
Lewat unggahan di akun media sosial X pribadinya, Dokter Tifa mengungkap hal tersebut terjadi pada sidang ketiga kasus
ini la menyebut sidang ketiga menjadi panggung dirinya menghadapi Jokowi.
"SIDANG KE-3 DR TIFA VS JOKOWI
Sidang hari ini agendanya mendengarkan tanggapan JPU atas eksepsi dr Tifa," tulisnya, dikutip Jumat (17/7).
"Selain normatif dan mainstream, intinya ya memohon Yang Mulia Majelis Hakim menolak eksepsi dr Tifa," ungkapnya.
Poin menarik dari sidang ketiga ini, menurut Dokter Tifa, adalah perdebatan antara tim advokatnya dengan JPU.
Perdebatan itu muncul karena hingga sidang ketiga, JPU disebut belum menyerahkan seluruh Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Tim Penasihat dan Pembela Terdakwa (TPDT).
"Namun, hal paling menarik justru perdebatan Tim Advokat dr Tifa (TPDT) dengan JPU," sebutnya.
"Pasalnya, sampai sidang ke-3 berjalan, ternyata JPU belum juga menyerahkan seluruh BAP ke TPDT," sambungnya.
Padahal, menurut Dokter Tifa, berkas BAP merupakan hak terdakwa untuk diterima sebelum persidangan berlangsung. la juga menyebut berkas yang belum diserahkan merupakan bagian penting dalam perkara tersebut.
Kutipan Terkenal
"Padahal berkas BAP adalah HAK sepenuhnya terdakwa untuk menerima seluruhnya sebelum sidang berjalan," paparnya.
"Parahnya lagi, yang tidak diserahkan JPU ke TPDT adalah jantung dari perkara ini, yaitu 26 BAP, terdiri atas satu klaster BAP ahli yang dihadirkan Polda serta satu klaster BAP ahli digital forensik ditambah BAP Puslabfor," jelasnya.
Menanggapi situasi tersebut, Dokter Tifa menyimpulkan JPU bersikeras tidak mau menyerahkan berkas BAP tersebut. Menurutnya, berkas BAP merupakan salah satu dokumen paling penting dalam perkara ini. la pun mempertanyakan alasan JPU tidak menyerahkannya.
"Dalam perdebatan panas tadi, sangat tampak JPU bersikeras tidak mau menyerahkan berkas BAP yang super penting itu," terangnya.
"Pertanyaannya: Kenapa JPU mati-matian tidak mau serahkan BAP? Ada Apa Denganmu Cinta?" pungkasnya.
Sumber: fajar.co.id
