LAPORAN KEMANUSAAN FPI ACEH (5 BULAN) DESEMBER 2025 – APRIL 2026
Jum'at, 1 Mei 2026
Faktakini.info
LAPORAN KEMANUSAAN FPI ACEH (5 BULAN)
DESEMBER 2025 – APRIL 2026
Disusun Berdasarkan Data Lapangan dan Dokumentasi Relawan
Disusun oleh: HILMI–FPI Aceh – Bidang Kemanusiaan dan Kebencanaan
Tanggal Penyusunan: April 2026
---
I. PENDAHULUAN
Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh sejak akhir November 2025 telah menimbulkan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat, meliputi kerusakan permukiman, fasilitas ibadah, sarana pendidikan, infrastruktur dasar, lahan pertanian, hingga terganggunya aktivitas ekonomi warga.
Sebagai bentuk respon kemanusiaan atas kondisi tersebut, HILMI–FPI Aceh bersama relawan lokal dan nasional melaksanakan berbagai program bantuan secara terpadu dan berkelanjutan selama lima bulan, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Wilayah utama pelaksanaan program meliputi:
Aceh Tamiang
Aceh Timur
Aceh Utara
Bireuen
Aceh Tengah
Pidie Jaya
Lhokseumawe
Bener Meriah
Serta wilayah penyangga lainnya
---
II. CAPAIAN AKUMULATIF PROGRAM KEMANUSIAAN
1. Distribusi Air Bersih Gratis
Dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak yang mengalami krisis air bersih pascabanjir, HILMI–FPI Aceh melaksanakan distribusi air bersih secara rutin ke berbagai wilayah terdampak.
Capaian program:
Total titik distribusi air bersih: lebih dari 400 titik
Estimasi total air terdistribusi: lebih dari 130.000 liter
Intensitas distribusi: 2–3 trip per hari
Kapasitas distribusi: ±1.000 liter per trip
Lokasi prioritas distribusi mencakup:
Permukiman warga
Masjid dan mushalla
Dayah dan sekolah
Rumah sakit / puskesmas
Posko pengungsian
---
2. Penyaluran Logistik, Pangan, dan Kebutuhan Dasar
Penyaluran bantuan logistik dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Rincian bantuan:
Paket logistik / makanan siap saji: lebih dari 11.180 paket
Beras tersalurkan: ±28,39 ton
Paket sandang / perlengkapan keluarga: lebih dari 400 paket
Paket perlengkapan sekolah anak: lebih dari 370 paket
Kurma Ramadhan: 50 kotak
Mukena dan sarung: puluhan set
Tabung gas 3 kg: 56 unit
Bantuan perlengkapan rumah tangga:
Rice cooker
Kompor gas
Ember
Kipas angin
Perlengkapan rumah tangga lainnya
Menjangkau 200–300 Kepala Keluarga.
---
3. Bantuan Kasur dan Perlengkapan Tidur
Sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan korban banjir:
Kasur korban banjir Kabupaten Bireuen: 75 unit
Kasur lansia/pengungsi Aceh Tengah: 35 unit
Kasur medis decubitus: 1 unit
Total bantuan kasur tersalurkan: 111 unit
---
4. Program Pendidikan dan Keagamaan
Dalam rangka mendukung keberlangsungan pendidikan dan aktivitas keagamaan masyarakat terdampak:
Paket tas sekolah dan alat tulis: 370+ paket
Mushaf Al-Qur’an: ratusan mushaf
Kitab kuning pesantren: 300+ set
Rehabilitasi fasilitas pendidikan dan ibadah:
Dayah / mushalla / TPA direhabilitasi: 8–11 lokasi
Balai pengajian dibangun / direhabilitasi: 3+ unit
Bantuan material:
Semen: 50 sak
Kayu bangunan: lebih dari 4 ton
---
5. Pembersihan Lingkungan dan Sanitasi
Untuk mempercepat pemulihan lingkungan pascabanjir:
Sumur warga dibersihkan: 70+ unit
Rumah warga dibersihkan dengan alat berat: ±25 unit
Rumah dibersihkan melalui gotong royong: puluhan unit
Fasilitas umum dibersihkan: lebih dari 15 lokasi
Meliputi:
Rumah sakit
Puskesmas
Sekolah
Dayah / pesantren
---
6. Rehabilitasi Hunian dan Infrastruktur
Program rehabilitasi sarana masyarakat meliputi:
Hunian sementara (huntara): 15–30 unit
Rumah warga direhabilitasi: beberapa unit
Perbaikan jalan akses masyarakat: 250 meter
Pengurukan / penimbunan tanah: 127 truk
Pembangunan WC umum / tempat wudhu: beberapa titik
---
7. Pemulihan Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak, khususnya petani dan nelayan:
Sektor Pertanian
Rehabilitasi lahan sawah: ±63 hektare
Benih padi: 460 kg
Bibit jagung: 180 kotak
Pupuk: 3 ton + 230 sak
Pestisida / herbisida: puluhan unit
Mesin penggembur tanah: 1 unit
Alat semprot, parang, kereta sorong: beberapa unit
Ketahanan Pangan Tambahan
Budikdamber: 20 unit
Ayam ternak: 20 ekor
---
8. Program Nelayan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Perahu nelayan: 5 unit
Sampan pengeruk pasir: 5 unit
Bantuan alat tangkap ikan: beberapa paket
---
9. Layanan Kesehatan, Sosial, dan Spiritual
Pelayanan langsung kepada masyarakat meliputi:
Layanan Kesehatan
Pemeriksaan tekanan darah
Pengobatan dasar
Bekam sunnah
Layanan kesehatan keliling
Menjangkau ribuan warga.
Bantuan Sosial
Santunan ibu korban banjir dan anak yatim: 30 penerima
Zakat janda dhuafa: 18 penerima
Zakat mustahiq: 49 KK
Bantuan penderita sakit / stroke: beberapa penerima
Program Spiritual
Zikir dan doa bersama
Tausiah penguatan mental
Trauma healing
---
10. Program Wakaf dan Sarana Air Bersih Permanen
Sumur bor wakaf dibangun: 1 titik
Program TABAH BAN titik ke-2 terlaksana
Penerima manfaat langsung: 10 KK+
---
III. ESTIMASI PENERIMA MANFAAT
Selama periode Desember 2025 – April 2026:
Total penerima manfaat langsung: 15.000+ jiwa
Cakupan keluarga terdampak: 3.000+ KK
Wilayah intervensi aktif: 9 Kabupaten/Kota
---
IV. PENUTUP
Selama lima bulan pelaksanaan aksi kemanusiaan pascabanjir bandang Aceh, HILMI–FPI Aceh telah melaksanakan berbagai program bantuan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana.
Program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada fase tanggap darurat, tetapi juga mencakup rehabilitasi sarana masyarakat, pemulihan ekonomi warga, serta penguatan ketahanan sosial dan spiritual masyarakat terdampak.
Keberhasilan seluruh program ini tidak terlepas dari dukungan para donatur, kerja keras relawan, serta partisipasi aktif masyarakat di seluruh wilayah terdampak.
---
