[Video] Perjuangan HILMI FPI Ciamis Dampingi Kang Hasan Pasien Tumor Ganas Berobat Hingga Akhir Hayatnya

 



Jum'at, 24 April 2026

Faktakini.info, Jakarta - Hari Kamis, 23 April 2026 menjadi hari yang penuh harap sekaligus duka. Relawan ambulans Hilmi FPI Kabupaten Ciamis kembali menjalankan tugas kemanusiaan, mengantarkan seorang pasien, Kang Hasan, yang tengah berjuang melawan penyakit tumor ganas di lengan kirinya.

Kondisi Kang Hasan yang terus menurun (ngedrop) membuat rencana kemoterapi di RS Hasan Sadikin Bandung tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Berdasarkan hasil musyawarah bersama keluarga, diputuskan bahwa Kang Hasan akan dirujuk kembali ke RS TMC Kota Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut, termasuk rencana tindakan amputasi sebagai ikhtiar terakhir demi keselamatan.

Pada pukul 14.30 WIB, tim ambulans Hilmi FPI Ciamis mengantarkan Kang Hasan menuju RS TMC Kota Tasikmalaya. Setibanya di rumah sakit, beliau langsung mendapatkan penanganan di ruang IGD untuk menjalani pemeriksaan awal serta pengurusan administrasi. Setelah proses tersebut selesai, Kang Hasan mulai mendapatkan perawatan medis sambil menunggu pemindahan ke ruang rawat inap.

Namun, takdir berkata lain. Qodarulloh, kurang dari dua jam sejak tiba di rumah sakit, kondisi Kang Hasan semakin menurun. Tepat pada pukul 17.15 WIB, di ruang IGD RS TMC Kota Tasikmalaya, Kang Hasan menghembuskan napas terakhirnya.

Harapan akan kesembuhan yang semula begitu besar, seketika berubah menjadi duka mendalam.

Dengan penuh rasa kehilangan, tim relawan ambulans DPW FPI Kabupaten Ciamis segera membawa jenazah almarhum menuju rumah duka di Kampung Sukarame, Desa Kalimanggis, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kami, keluarga besar Front Persaudaraan Islam (FPI) beserta seluruh sayap juangnya, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Kang Hasan.

Semoga Allah SWT menerima beliau dalam iman dan Islam, mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Dan kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.

Dari harapan untuk sembuh, kini menjadi duka yang mendalam.

Semoga setiap ikhtiar yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan yang mengalir tanpa henti.

Klik video: