Anwar El Ghazi Menang Mutlak Lawan Mainz 05 di Pengadilan Soal Pendapat Mendukung Palestina
Sabtu, 4 April 2026
Faktakini.info, Jakarta - Pemain sepak bola Belanda keturunan Maroko, Anwar El Ghazi, meraih kemenangan hukum final melawan mantan klubnya, FSV Mainz 05. Pengadilan Federal Buruh Jerman (Federal Labour Court) di Erfurt menolak banding terakhir Mainz 05 pada hari Kamis (2 April 2026). Dengan demikian, putusan sebelumnya yang menyatakan pemecatan El Ghazi tidak sah menjadi final dan mengikat.
El Ghazi dipecat oleh Mainz pada November 2023 setelah menyuarakan dukungan untuk Palestina di media sosial, termasuk slogan “From the river to the sea, Palestine will be free” menyusul konflik Israel-Palestina.
Klub menganggap pernyataan itu bertentangan dengan nilai mereka. Namun, pengadilan tingkat pertama (Juli 2024) dan banding di pengadilan negara bagian Rhineland-Palatinate (November 2025) sudah memutuskan bahwa pernyataan El Ghazi dilindungi oleh kebebasan berpendapat (freedom of expression) sesuai hukum Jerman.
Kebebasan berpendapat dinilai lebih berat daripada kepentingan klub untuk memecat tanpa pemberitahuan. Akibatnya, Mainz 05 wajib membayar sisa gaji kontrak El Ghazi sekitar €1,5 juta (termasuk gaji dari November 2023 hingga akhir kontrak Juli 2024).
El Ghazi, yang kini berusia 30 tahun dan bermain untuk Al-Sailiya SC di Qatar Stars League sejak September 2025, menyambut putusan ini sebagai “keadilan yang telah ditegakkan”. Ia sebelumnya menyatakan akan menyumbangkan sebagian uang tersebut untuk anak-anak di Gaza.
Anwar El Ghazi: "Mereka mencoba lagi dan kembali gagal. Bukan, ini bukan tentang upaya yang berulang kali gagal selama puluhan tahun untuk menghapus rakyat Palestina, melainkan tentang upaya yang konyol dan memalukan dari FSV Mainz 05 yang sekali lagi mengajukan banding atas kekalahan mereka dalam kasus saya di pengadilan Jerman, dan kembali kalah."
"Hari ini, pengadilan Jerman menolak banding terbaru dari FSV Mainz 05, yang menegaskan putusan sebelumnya dan memastikan keadilan berpihak pada saya dengan kemenangan yang meyakinkan."
"Sudah saatnya para pengambil keputusan di FSV Mainz 05 berhenti dan membayar sisa kontrak saya. Ada tujuan yang lebih berarti menanti, yaitu membantu anak-anak di Gaza. Semoga itu bisa menjadi sedikit penghiburan bagi jajaran eksekutif FSV Mainz 05."
"Free Palestine" ❤️🇵🇸
#pez"
