REKAP LAPORAN KEGIATAN KEMANUSIAAN HILMI–FPI ACEH FEBRUARI ( Periode: 28 Januari – 28 Februari 2026)

 

Ahad, 1 Maret 2026

Faktakini.info

REKAP LAPORAN KEGIATAN KEMANUSIAAN HILMI–FPI ACEH FEBRUARI ( Periode: 28 Januari – 28 Februari 2026)

Selama periode satu bulan penuh (28 Januari hingga 28 Februari 2026 / 28 Rajab – 11 Ramadhan 1447 H), relawan Hilal Merah Indonesia – Front Persaudaraan Islam (HILMI–FPI) bersama relawan daerah dan nasional telah melaksanakan rangkaian aksi kemanusiaan terpadu di berbagai kabupaten di Provinsi Aceh yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Berikut adalah laporan umum yang sudah lengkap, mencakup semua bidang utama beserta data dan angka konkret yang tercatat dari seluruh kegiatan selama periode tersebut.


### Capaian Utama Secara Keseluruhan


1. **Distribusi Air Bersih Gratis**  

   - Total titik distribusi: lebih dari **150 titik** (masjid, mushalla, pesantren/pondok pesantren, sekolah, balai desa, dusun, dan permukiman warga).  

   - Wilayah utama: Aceh Tamiang (Kuala Simpang, Karang Baru, Sekerak, Rantau, Bendahara, Manyak Payet, Langsa), Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara.  

   - Manfaat: membantu ribuan kepala keluarga yang mengalami krisis air bersih pasca banjir.


2. **Pembersihan Sumur Warga & Fasilitas Umum**  

   - Total sumur yang dibersihkan: sekitar **36–50 unit** (termasuk sumur pribadi warga, sumur dayah, meunasah, dan balai pengajian).  

   - Rincian: Kabupaten Bireuen (±26 unit), Aceh Utara (puluhan unit di Langkahan dan sekitarnya), Pidie Jaya.  

   - Manfaat: ratusan keluarga + fasilitas keagamaan kembali memiliki akses air layak untuk minum, masak, mandi, dan ibadah.


3. **Pembersihan Rumah Warga**  

   - Rumah besar yang dibersihkan menggunakan alat berat (excavator + dump truck): **±25 unit** (ukuran ≥6×6 m, tidak termasuk gubuk kecil yang sebagian sudah dibongkar sendiri).  

   - Pembersihan manual/gotong royong: puluhan rumah tambahan.  

   - Wilayah utama: Pidie Jaya (Meunasah Raya, Meurah Dua), Bireuen, Aceh Utara.


4. **Rehabilitasi / Tambal Sulam Rumah & Huntara**  

   - Rumah warga yang direhab/tambal sulam: beberapa unit selesai (termasuk 2–3 huntara).  

   - Contoh: rumah Ibu Cut Intan, Ibu Cut Mutia, Ibu Rina (Bireuen); beberapa huntara di Peusangan.  

   - Manfaat langsung: ±5–10 kepala keluarga.


5. **Rehabilitasi & Pembangunan Fasilitas Keagamaan**  

   - Balai pengajian / majelis ta’lim / TPA yang direhab: **5–7 unit** (termasuk pembongkaran dan bangun ulang).  

   - Material yang disalurkan: lebih dari **3 ton kayu** + triplek, kalsiboard, seng, semen (50 sak), dll.  

   - Fasilitas tambahan: pembangunan WC umum, tempat wudhu, bilik santri, pengecoran lantai dayah/masjid.  

   - Estimasi penerima manfaat: **500–800 santri & jamaah**.


6. **Bantuan Logistik Rumah Tangga**  

   - Rice cooker: puluhan unit.  

   - Kompor gas + tabung: lebih dari **56 unit**.  

   - Lainnya: kasur, ember, kipas angin, dll.  

   - Total estimasi penerima: **100–200 kepala keluarga** (Aceh Tengah, Pidie Jaya, Aceh Utara).


7. **Bantuan Pangan**  

   - Beras: **1,2 ton** (dibagikan kepada **120 kepala keluarga**, masing-masing 10 kg).  

   - Paket sembako lain: ratusan paket di berbagai wilayah.


8. **Pemulihan Sektor Pertanian**  

   - Lahan sawah yang didukung: **±63 hektar** (benih padi, pupuk, pembenahan irigasi).  

   - Bantuan tambahan: **3 ton pupuk**, **180 kotak bibit jagung**, **10 unit alat semprot**, **45 parang**, **4 kereta sorong**, **90 liter racun rumput**, **90 botol racun ulat**.  

   - Estimasi penerima manfaat: **150–200 kepala keluarga petani** (Aceh Utara – Muara Batu, Aceh Timur).


9. **Bantuan Nelayan & Ekonomi Pesisir**  

   - Pembuatan perahu baru: **5+ unit** + alat tangkap ikan.  

   - Manfaat langsung: **5–10 kepala keluarga nelayan** (Bireuen).


10. **Safari & Koordinasi Pimpinan**  

    - Kunjungan Ketua DPP HILMI–FPI: ke **7+ kabupaten** (Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Tamiang) selama 15–26 Februari 2026.

### Penutup

Seluruh program di atas dilaksanakan di tengah tantangan akses jalan yang rusak, cuaca buruk, dan keterbatasan logistik. Namun Alhamdulillah, dengan dukungan donatur, keikhlasan ratusan relawan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat, bantuan dapat sampai tepat sasaran.

HILMI–FPI Aceh berkomitmen melanjutkan pemulihan hingga masyarakat benar-benar bangkit, terutama melalui:

- Penyelesaian rehab fasilitas keagamaan & pendidikan  

- Perluasan program pertanian & ekonomi masyarakat  

- Pendampingan selama bulan Ramadhan