MENGAPA PRABOWO SUSAH KELUAR DARI BOP ? by M Rizal Fadillah

 


Selasa, 10 Maret 2026

Faktakini.info

MENGAPA PRABOWO 

SUSAH KELUAR DARI BOP ?

by M Rizal Fadillah

Baik mahasiswa, akademisi, politisi, ormas, ulama maupun aktivis telah menyampaikan pandangan dan desakan kepada Prabowo agar segera membawa Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) bentukan Amerika. Begitu juga dengan tuntutan evaluasi dan pembatalan perjanjian dagang ART (Agreement on Resiprocal Trade) dengan Amerika.

BoP yang sarat dengan kepentingan Israel dan ART sebagai perjanjian yang tidak berimbang sangat wajar ditolak rakyat Indonesia. Dasar penolakan adalah konstitusi, politik luar negeri bebas aktif, dan keadilan dalam perjanjian. Penolakan bersifat absolut hingga pada tahap ultimatum "Keluar BoP atau Keluar Istana" artinya ini serius dan tidak bisa dianggap main-main.

Meski Prabowo masih berusaha mencari legitimasi melalui pertemuan dengan berbagai kalangan, namun kiranya sulit untuk mendapat dukungan kuat atas keterlibatan berbahaya dalam BoP tersebut. Unlawful Attack Amerika dan Israel ke Iran telah mengubah wajah Board of Peace menjadi Blood of War. Wajah pengkhianatan atas kemanusiaan. 

BoP bukan harapan bagi Gaza tetapi penipuan untuk penumpahan darah oleh zionis Israel dengan perisai Maroko, Kazakstan, Albania, Kosovo, dan Indonesia. Atas nama pasukan stabilisasi kelima negara akan berhadapan dengan militan Hamas. Perdamaian dan rekonstruksi apa yang diharapkan dari Board pimpinan Amerika untuk kepentingan Israel ? Indonesia harus tunduk dan menghamba kepada Iblis zionis.

Mengapa Prabowo enggan keluar dari BoP ? Kemungkinannya adalah : Pertama, kepentingan pribadi untuk menghapus stigma pelanggar HAM dihadapan Amerika. Kedua, terjebak pada stategy from within berdasar penilaian sendiri. Ketiga, merasa tersanjung menjadi wakil komandan di bawah Amerika. Keempat, takut dihajar Amerika Israel jika mangkir. Kelima, sudah makan suap.

The Guardian menyebut BoP sebagai "Klub suap menyuap yang didominasi Trump". Prabowo sedang bermain api. Api yang akan segera membakar akibat mengabaikan perasaan keadilan rakyat. Bagaimana seorang pemimpin dapat menjalankan program dengan menginjak bara kemarahan ?

Bara itu sangat beralasan dan berdasar karena Prabowo telah melanggar Konstitusi, bekerja di bawah kendali dan kemauan musuh kemanusiaan, serta tidak meminta pandangan atau menyerap aspirasi rakyatnya terlebih dahulu. 

Gegabah atas pengambilan keputusan yang diambil secara sembunyi-sembunyi.

Watak dari pemimpin bernyali kerdil dan pengecut itu berkonsekuensi pada degradasi kepercayaan rakyat.

Karenanya wajar jika tuntutan semakin bergaung keras : 

MAKZULKAN PRABOWO-GIBRAN !

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 10 Maret 2026