Eks Pejabat AS: Netanyahu Ketakutan dan Terbang Terus di Udara Naik Pesawat saat Israel Diserang Iran

 


Sabtu, 7 Maret 2026

Faktakini.info, Jakarta - Sebuah analisis mengejutkan datang dari mantan pejabat tinggi Amerika Serikat, Kolonel (Purn.) Lawrence Wilkerson, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Menteri Luar Negeri AS.

Dalam komentarnya mengenai eskalasi Perang Iran–Israel 2026, Wilkerson menyatakan bahwa situasi keamanan di Israel disebut jauh lebih serius daripada yang ditampilkan ke publik.

Menurutnya, sejumlah serangan rudal Iran dilaporkan berhasil mencapai wilayah Israel, termasuk area sekitar Tel Aviv, meskipun pemerintah Israel selama ini menekankan efektivitas sistem pertahanan udaranya seperti Iron Dome.

Wilkerson juga mengklaim bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat ini disebut sering berpindah lokasi menggunakan pesawat sebagai langkah pengamanan di tengah meningkatnya ancaman serangan.

“Netanyahu tidak bisa ditemukan karena dia terus terbang secara rahasia di udara,” ujar Wilkerson dalam salah satu wawancara analisis yang kemudian ramai dibahas di berbagai platform media.

Ia juga menilai bahwa strategi Iran kemungkinan memanfaatkan drone dan rudal berbiaya lebih rendah untuk menguras stok rudal pencegat Israel dan sekutunya, yang memiliki biaya jauh lebih mahal.

Jika eskalasi terus berlanjut, sejumlah analis memperingatkan bahwa konflik ini berpotensi memicu ketegangan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Namun hingga kini, pemerintah Israel belum memberikan konfirmasi resmi mengenai klaim tersebut maupun laporan mengenai tingkat kerusakan akibat serangan terbaru.

Situasi di kawasan masih berkembang cepat, sementara dunia internasional terus memantau potensi dampak konflik Iran–Israel terhadap stabilitas global.

#Geopolitics #UpdateNusantara #BreakingNews #government #Israel #WorldNews #middleeast