Takut Disunat, Bocah Klaten Kabur dan Hilang 25 Tahun, Pulang Saat Berusia 38 Tahun
Senin, 5 Oktober 2026
Faktakini.info, Jakarta - Ketakutan menjalani sunat membuat Agus Ahmadi mengambil keputusan yang tidak pernah disangka keluarganya. Pada 1998, ketika baru berusia 12 tahun, bocah asal Klaten, Jawa Tengah, itu memilih kabur dari rumah hanya sehari sebelum dirinya dijadwalkan menjalani sunat.
Kepergian Agus sontak membuat keluarganya panik. Berbagai upaya dilakukan untuk mencarinya. Keluarga mendatangi sejumlah tempat dan menelusuri berbagai kemungkinan, tetapi Agus seolah menghilang tanpa jejak.
Yang semula diperkirakan hanya menjadi pelarian sementara ternyata berubah menjadi perpisahan selama puluhan tahun. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, namun Agus tidak kunjung pulang.
Selama 25 tahun, keluarganya terus menyimpan harapan bahwa Agus masih hidup dan suatu hari akan kembali. Sementara itu, Agus tumbuh dari seorang bocah menjadi pria dewasa tanpa berada di tengah keluarganya.
Pencarian pun dilakukan ke sejumlah daerah. Namun, keberadaan Agus tetap menjadi misteri. Tidak banyak yang mengetahui bahwa selama bertahun-tahun ia ternyata tinggal di wilayah Yogyakarta, yang relatif tidak terlalu jauh dari kampung halamannya di Klaten.
Agus kemudian diketahui menetap di sekitar Pasar Kepek, Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tempat tersebut, ia menjalani kehidupan sederhana dan bertahan hidup dari lingkungan sekitar pasar.
Para pedagang di Pasar Kepek turut membantu Agus dengan memberikan makanan dan berbagai kebutuhan sehari-hari. Selama bertahun-tahun berada di sana, Agus dikenal sebagai sosok yang pendiam, jujur, dan suka membantu. Kehadirannya bahkan membuat sejumlah pedagang menganggapnya seperti bagian dari keluarga sendiri.
Titik terang pencarian baru muncul pada Januari 2023. Sebuah kanal YouTube, Sinyo Official, mengunggah video mengenai sosok Agus yang selama ini berada di kawasan Pasar Kepek.
Video tersebut kemudian dilihat oleh seorang teman masa kecil Agus di Klaten. Ia merasa mengenali wajah pria dalam video tersebut sebagai Agus Ahmadi, bocah yang menghilang pada 1998.
Informasi itu selanjutnya ditindaklanjuti. Setelah dilakukan penelusuran dan identitasnya dipastikan, keluarga akhirnya mengetahui bahwa Agus masih hidup.
Pertemuan yang telah dinantikan selama seperempat abad itu akhirnya terjadi. Agus kemudian dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarganya pada usia 38 tahun.
Suasana haru pecah ketika Agus bertemu kembali dengan ibunya. Setelah 25 tahun tidak bertemu, ibu yang dahulu kehilangan anaknya akhirnya dapat memeluk kembali putranya yang telah tumbuh menjadi seorang pria dewasa.
Kisah Agus menjadi cerita yang sulit dilupakan. Seorang anak berusia 12 tahun meninggalkan rumah karena ketakutan menghadapi sunat. Keputusan yang mungkin saat itu dianggap sebagai cara untuk menghindari ketakutan justru membuatnya kehilangan waktu bersama keluarga selama seperempat abad.
Ironisnya, Agus memang berhasil menghindari sunat yang membuatnya takut pada 1998. Namun, keputusan tersebut harus dibayar dengan 25 tahun kehidupan yang terpisah dari orang tua dan keluarganya.
Kepulangannya pada usia 38 tahun akhirnya menjadi akhir dari penantian panjang keluarga yang selama bertahun-tahun tidak pernah berhenti berharap dapat menemukan Agus kembali.
