WASIAT UNTUK PARA PEJUANG ISLAM, Oleh Yogi Nugraha
Senin, 27 Juli 2026
Faktakini.info
WASIAT UNTUK PARA PEJUANG ISLAM
Oleh Yogi Nugraha
Bismillahirrahmanirrahim.
Wahai saudara-saudaraku para pejuang Islam...
Teruskanlah perjuangan dakwah. Jangan biarkan cahaya Islam redup hanya karena kita lelah. Selama hayat masih dikandung badan, teruslah mengajak manusia kepada kebaikan dan ketakwaan.
Teruskanlah perjuangan kemanusiaan. Hadirlah di tengah masyarakat yang membutuhkan. Jadilah penolong bagi mereka yang tertimpa musibah, yang lemah, yang miskin, dan yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya.
Bantulah mereka dengan apa yang Allah titipkan kepada kita. Jika memiliki harta, bantulah dengan harta. Jika memiliki tenaga, bantulah dengan tenaga. Jika memiliki ilmu dan pikiran, bantulah dengan pikiran. Jangan pernah merasa bantuan kita terlalu kecil, karena di sisi Allah, keikhlasan jauh lebih besar nilainya daripada besarnya pemberian.
Jangan pernah membiarkan saudara-saudara kita menghadapi musibah sendirian. Ulurkan tangan, ringankan beban mereka, kuatkan hati mereka, dan jagalah aqidah mereka agar tetap teguh di jalan Allah.
Ingatlah teladan Rasulullah ﷺ yang senantiasa memikirkan umatnya. Bahkan menjelang akhir hayatnya, yang beliau ucapkan adalah, "Ummati... ummati... ummati..." Sebuah bukti kasih sayang yang begitu dalam kepada umatnya.
Semangat itulah yang harus terus kita hidupkan: jangan pernah meninggalkan umat. Jadilah pejuang yang hadir ketika umat membutuhkan, bukan hanya ketika keadaan sedang mudah.
Inilah pula yang senantiasa diajarkan oleh guru kita, Habib Muhammad Rizieq Syihab: agar dakwah berjalan seiring dengan kepedulian sosial, membela yang lemah, menolong yang tertindas, serta mengabdikan diri demi kemaslahatan umat.
Semoga setiap langkah perjuangan kita menjadi amal saleh, setiap tetes keringat menjadi saksi pengabdian, dan setiap pengorbanan menjadi jalan menuju ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Tetaplah istiqamah. Tetaplah berjuang. Jangan tinggalkan umat. Raihlah ridha Allah SWT.
Wallahu a'lam bish-shawab.
