JONGOS MUKIMAD: Tobatlah Kalian! Jangan Maksa Ngaku-Ngaku Keturunan Walisongo, Umat Sudah Cerdas Tak Bisa Dibohongi!
Ahad, 7 Juni 2026
Faktakini.info
JONGOS MUKIMAD: Tobatlah Kalian! Jangan Maksa Ngaku-Ngaku Keturunan Walisongo, Umat Sudah Cerdas Tak Bisa Dibohongi!
Sudah berkali-kali kebenaran dibentangkan, sudah berkali-kali fakta sejarah ditunjukkan, sudah berkali-kali kebohongan mereka dibongkar sampai ke akar-akarnya... tapi masih saja ada sekelompok orang yang keras kepala, masih saja berani-beraninya berbohong, dan masih saja memaksakan diri mengaku-ngaku keturunan Walisongo padahal jelas-jelas TIDAK BERASAL USUL.
Mereka itulah para Jongos Mukimad, pengikut buta gerombolan Imaduddin Sarman, Sugeng Sugiharto, dan kawan-kawan. Kelompok yang hidupnya penuh kepura-puraan, berdiri di atas kebohongan, dan kini makin kelihatan betapa KOSONG, BODOH, DAN MEMALUKAN kelakuan mereka.
Pesan tegas, lantang, dan keras kami sampaikan langsung ke muka kalian: TOBATLAH KALIAN DAN GEROMBOLANMU! BERHENTILAH BERBOHONG! UMAT ISLAM SEKARANG SUDAH CERDAS, SUDAH PINTAR, DAN TIDAK BISA LAGI DIBOHONGI DENGAN CARA-CARA KOTOR KALIAN ITU!
Dan buat kalian para pribumi asli yang masih saja ikut-ikutan, masih saja mendukung, dan masih saja membela gerombolan sesat ini... sadarlah! KALIAN ITU TIDAK PUNYA OTAK! Dijadikan alat, dijadikan tameng, dibodoh-bodohi, tapi malah bangga dan merasa hebat. Memalukan sekali!
Berikut uraian lengkap, tajam, dan mematikan untuk membungkam mulut kalian para pembohong sejarah.
1. BERHENTI MAKSA NGAKU-NGAKU KETURUNAN WALISONGO! ITU PALSU SEMUA!
Ini trik terbaru, taktik terakhir, dan akal-akalan konyol mereka karena sudah kehabisan dalil: SEKARANG MEREKA SIBUK SENDIRI NGAKU-NGAKU KETURUNAN WALISONGO! 🤣
Karena mereka sudah gagal total membatalkan nasab Ba ‘Alawi, karena mereka sudah kalah telak membuktikan kitab Sajaroh Mubarokah palsu, karena mereka sudah hancur lebur melihat kemeriahan Haul para Habaib... sekarang mereka bikin akal-akalan baru:
"Ah, kami ini sebenarnya keturunan asli Walisongo! Kami ini ahli waris sejati! Mereka (Habaib) cuma pendatang, kami pemilik asli tanah ini!"
HEI JONGOS MUKIMAD! DENGARKAN BAIK-BAIK! KAMI TANYA BERDASARKAN APA? DI MANA BUKTINYA? ❌
Kalian yang galak sekali menuntut bukti ke kami, kalian yang tiada henti minta kitab rujukan ke kami, kalian yang minta dokumen sezaman ke kami... coba sekarang TUNJUKKAN KE KAMI!
✅ Mana kitab kuno yang menyebutkan nama leluhur kalian? KOSONG!
✅ Mana dokumen sejarah asli yang mencatat silsilah kalian? KOSONG!
✅ Mana bukti naskah, catatan keraton, atau riwayat ulama dulu? KOSONG!
✅ Mana tes DNA yang sahih dan diakui dunia? KOSONG!
Yang ada cuma omongan mulut kalian saja! Yang ada cuma rekayasa sembarangan saja! Yang ada cuma bikin-bikin silsilah sendiri di kertas saja!
DASAR PENIPU ULUNG!
Kalian marah kalau kami mengaku keturunan Nabi ﷺ padahal kami punya bukti ratusan kitab rujukan, dokumen resmi, dan pengakuan ulama sedunia selama 14 abad... Tapi kalian sendiri dengan entengnya, tanpa bukti apa pun, MAKSA NGAKU KETURUNAN WALISONGO!
Apa bedanya kalian sama penipu jalanan yang ngaku anak orang kaya supaya minta uang? TIDAK ADA BEDANYA! SAMA-SAMA PENIPU!
Ingat baik-baik:
Walisongo itu adalah gelar bagi sembilan wali Allah yang menyebarkan Islam, di antaranya SUNAN AMPEL, SUNAN BONANG, SUNAN DRAJAT, SUNAN GIRI, SUNAN KALIJAGA, SUNAN MURIA... dan sebagian besar dari mereka MEMANG KETURUNAN BA ‘ALAWI / AHLI BAIT!
Kalau kalian mengaku keturunan Walisongo... otomatis kalian juga mengaku keturunan Ba ‘Alawi!
Lha kok kalian sendiri yang menolak dan memusuhi? DASAR BINGUNG! DASAR TIDAK WARAS!
Jelas sudah: Pengakuan kalian itu REKAYASA, KEBOHONGAN, DAN CARA KOTOR AGAR DIANGGAP PENTING OLEH MASYARAKAT. Kalian ingin dihormati, ingin dianggap mulia, tapi karena nasab asli kalian biasa saja, kalian MEMALSUKAN NASAB WALISONGO!
TOBATLAH! JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN SEJARAH! JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN KETURUNAN WALI ALLAH! DOSANYA BESAR SEKALI!
2. UMAT ISLAM SUDAH CERDAS! TIDAK BISA LAGI DIBOHONGI!
Zaman dulu mungkin masih ada yang tertipu. Zaman dulu mungkin masih ada yang percaya omongan kosong. Tapi ZAMAN SEKARANG BERBEDA JAUH!
Umat Islam Nusantara, khususnya para pencinta Rasulullah ﷺ, para Muhibbin, para santri, para Kyai, dan seluruh masyarakat luas... SUDAH CERDAS, SUDAH PINTAR, DAN SUDAH TAHU ASAL-USUL KALIAN!
Mereka sudah baca kitab-kitab asli.
Mereka sudah lihat bukti-bukti sejarah.
Mereka sudah tahu kelakuan kotor kalian.
Mereka sudah saksikan sendiri betapa kacau, betapa ngawur, dan betapa tidak berakalnya argumen kalian.
Kalian pikir masih ada yang percaya omongan:
"Ah, kitab semua palsu!", "Ah, ulama dulu semua tertipu!", "Ah, Habaib semua penipu!", "Ah, kami keturunan Walisongo!"
MIMPI KALIAN! 🤣
Setiap kali kalian buka mulut, setiap kali kalian posting status, setiap kali kalian bikin video... orang-orang cuma geleng-geleng kepala, tertawa, dan kasihan melihat kebodohan kalian.
Umat sekarang punya akses ilmu. Mereka bisa cek sendiri. Mereka bisa bandingkan sendiri. Dan hasilnya pasti sama: KALIAN YANG SALAH! KALIAN YANG BERBOHONG! KALIANLAH PEMECAH BELAH UMAT!
Kalau dulu kalian masih bisa mengaduk-aduk situasi... sekarang? SUDAH TIDAK BISA LAGI!
Semua pintu sudah tertutup. Semua kebohongan sudah terbongkar. Umat sudah menutup telinga dari omongan sampah kalian.
JADI BERHENTILAH! PERCUMA KALIAN BERTERIAK, PERCUMA KALIAN MARAH-MARAH, PERCUMA KALIAN BIKIN KEBISINGAN... SUARA KALIAN SUDAH TIDAK DIDENGAR SIAPA PUN!
3. BUAT PARA PRIBUMI YANG MASIH IKUT: KALIAN TIDAK PUNYA OTAK!
Ini bagian yang paling kami sayangkan, paling kami sesalkan, sekaligus paling kami hina: PARA PRIBUMI ASLI YANG MASIH SAJA IKUT DAN MEMBELA GEROMBOLAN IMADUDDIN CS!
Kalian ini orang asli tanah Jawa, orang asli Nusantara, keturunan para leluhur kita yang mulia, yang dulu tunduk hormat, yang dulu belajar, yang dulu bersanad ke para Habaib Ba ‘Alawi... KENAPA KALIAN SEKARAH BERKUASA MEMUSUHI GURU DAN PENYEBAR ISLAM DI TANAH INI?
Kalian ini TIDAK PUNYA OTAK! 🤬
Kalian dibodohi habis-habisan oleh Imaduddin, oleh Sugeng, oleh Mukimad... tapi kalian malah merasa pintar, merasa hebat, merasa paling benar.
Coba kami tanya:
❌ Apa untungnya buat kalian ikut kelompok ini?
❌ Apa keuntungan buat kalian membenci Ahlul Bait?
❌ Apa manfaatnya buat kalian memecah belah umat?
TIDAK ADA SAMA SEKALI!
Kalian cuma dijadikan TAMENG, dijadikan ALAT, dijadikan PENUMBUK saja oleh para pemimpin kalian yang licik itu.
Lihatlah siapa pemimpin kalian:
- Imaduddin: Orang dari mana? Nasabnya apa? Dulu pengikut apa?
- Sugeng Sugiharto: Ahli ikan, pedagang gagal, orang yang lupa salat, lupa akhirat.
Mereka datang ke tanah Jawa, mengaduk-aduk sejarah kita, memfitnah guru-guru kita, menghina ulama-ulama kita... dan kalian, orang Jawa asli, malah jadi pendukung setia mereka? Malah jadi pembela mereka? DASAR TIDAK PUNYA OTAK! DASAR TIDAK PUNYA PERASAAN!
Leluhur kalian dulu hormat sama Habaib.
Leluhur kalian dulu belajar sama Habaib.
Leluhur kalian dulu menjadikan Habaib sebagai panutan.
Sekarang kalian? Kalian berani menghina mereka, berani memfitnah mereka, berani membatalkan nasab mereka... ARTINYA KALIAN MENGHINA LELUHUR KALIAN SENDIRI!
Karena kalau Habaib itu penipu dan salah... berarti leluhur kalian juga tertipu dan salah!
Apakah kalian berani bilang: "Kakek moyang saya bodoh, kakek moyang saya salah, kakek moyang saya tidak paham sejarah"?
Kalau kalian bilang begitu... berarti kalian MENGHINA DAN MENCEMARKAN NASAB KALIAN SENDIRI SEBAGAI ORANG JAWA YANG BERADAB!
SADARLAH! BANGUNLAH DARI TIDUR PANJANGMU!
Jangan mau dijadikan alat lagi. Jangan mau dibodohi lagi. Otak kalian dipakai apa kalau cuma ikut-ikutan saja?
Gerombolan Imaduddin itu tidak peduli sama nasib kalian. Kalau nanti mereka sudah kalah, sudah hancur, sudah lari... kalianlah yang tinggal sendirian menanggung malu, menanggung dosa, dan dicemooh seluruh masyarakat.
4. PESAN TERAKHIR: TOBATLAH SEBELUM TERLAMBAT!
Untuk seluruh gerombolan Imaduddin Cs, para Jongos Mukimad, dan pengikut-pengikutnya:
Kalian sudah RUNGKAD, sudah HANCUR, sudah GAGAL TOTAL.
Kalian sudah tidak punya dalil, tidak punya bukti, tidak punya pendukung yang berakal.
Satu-satunya jalan selamat buat kalian cuma satu: BERTOBAT!
Bertobatlah kepada Allah SWT. Minta ampunan dosa fitnah kalian yang bertumpuk-tumpuk itu. Minta maaf kepada Ahlul Bait yang sudah kalian hina. Minta maaf kepada seluruh umat Islam yang sudah kalian adu domba.
Masih ada waktu, masih ada pintu ampunan.
Tapi kalau kalian masih keras kepala, masih maksa ngaku-ngaku keturunan Walisongo, masih terus menebar kebohongan... ingatlah:
KEBOHONGAN TIDAK AKAN PERNAH MENJADI KEBENARAN, SEKALIPUN DIULANGI SERIBU KALI.
Umat Islam sudah cerdas. Umat Islam sudah tahu siapa kalian.
Kalian hanyalah sekelompok pembohong, penipu sejarah, dan orang-orang yang tidak punya otak.
TOBATLAH! SEBELUM KALIAN RUNTUH BERSAMA KEBOHONGAN KALIAN ITU! ✊🔥
