Ribuan Warga Boyolali Membludak Nikmati Indahnya Sholawat Bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

 

Senin, 27 April 2026

Faktakini.info, Jakarta - Kehadiran Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf kembali menjadi magnet besar bagi masyarakat Boyolali. Sosok ulama yang dikenal dengan kelembutan dan suara khasnya itu begitu dicintai warga, terbukti dari membludaknya jamaah dalam Pengajian Ahad Pon dan Sholawat di kompleks Pondok Pesantren An-Najah, Dukuh Dawar, Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, Ahad (26/4/2026).

Belasan ribu jamaah dari berbagai daerah tumpah ruah, larut dalam suasana religius yang hangat. Sejak awal acara, nuansa spiritual sudah terasa melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an, mujahadah, hingga tahlil. Namun puncak kekhidmatan benar-benar terasa saat Habib Syech naik memimpin sholawat.

Dengan suara merdu dan penuh penghayatan, lantunan sholawat yang dibawakan Habib Syech menggema luas, menembus hati para jamaah. Irama hadroh yang mengiringi semakin menambah keindahan suasana, menghadirkan ketenangan, haru, sekaligus rasa cinta kepada Rasulullah SAW. Banyak jamaah tampak terhanyut, ikut melantunkan sholawat dengan penuh kekhusyukan.

Tak heran jika Habib Syech dikenal sebagai figur yang sangat dekat dengan masyarakat. Kehadirannya bukan sekadar memimpin acara, tetapi menjadi sumber keteduhan spiritual yang dirindukan warga Boyolali dan sekitarnya.

Hal ini membuktikan framing yang disebar oleh Sekte Imad bin Sarman sebelum acara ini bahwa acara sepi dan akan dibubarkan oleh laskar Imad, ternyaya cuma gertak sambal dan pepesan kosong belaka, seperti biasa. 

Warga Mojosongo sendiri menyatakan nencintai Ulama dan Habaib dan tidak mau dipecah belah, dan mengaku geram dengan munculnya spanduk liar penolakan acara sholawat bersama Habib Syech Assegaf yang dipasang oleh OTK yang jumlahnya cuma segelintir, dan itupun bukan warga Boyolali.

Kegiatan ini sendiri digelar dalam rangka Haul Kyai Mojo serta pelepasan 70 calon jamaah haji KBIH NU Arofah Boyolali Tahun 2026.

Di tengah lautan jamaah, Kapolres Boyolali Indra Maulana Saputra turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan. Ia memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan lancar. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, dan khususnya calon jamaah haji diberikan kelancaran serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, acara berlangsung kondusif tanpa gangguan berarti. Kehadiran aparat kepolisian pun semakin memperkuat rasa aman, sehingga jamaah dapat beribadah dengan khusyuk.

Malam itu, Boyolali seakan diselimuti keberkahan. Ribuan suara bersatu dalam sholawat, dipimpin oleh sosok yang dicintai, menghadirkan suasana damai yang membekas di hati setiap yang hadir.