Ormas "Rea-Reo" yang Merusak Ukhuwah dan Mengancam Persatuan Bangsa
Ormas "Rea-Reo" yang Merusak Ukhuwah dan Mengancam Persatuan Bangsa
Istilah "ormas rea-reo" kini bukan sekadar olok-olok di media sosial, melainkan telah menjadi label serius bagi kelompok yang dianggap hanya modal gaduh namun minim kontribusi nyata. Salah satu yang paling disorot adalah Perjuangan Wali Songo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS). Alih-alih membawa kedamaian ala Wali Songo, ormas ini justru dinilai sebagai mesin perpecahan yang membahayakan integrasi nasional.
Empat Tahun Tanpa Maslahat, Hanya Provokasi
Sudah bertahun-tahun keberadaan PWI-LS dirasakan tidak memberikan maslahat sedikit pun bagi umat. Publik tidak melihat adanya program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, atau sosial yang bermanfaat dari ormas ini. Sebaliknya, yang disuguhkan setiap hari hanyalah konten propaganda negatif dan narasi kebencian di ruang digital. Mereka seolah bekerja sebagai pabrik isu yang terus menggoreng sentimen etnis dan nasab demi memancing keributan horizontal.
Fakta Terbaru: Provokasi Spanduk di Boyolali
Aksi "rea-reo" ini kembali memuncak dalam insiden terbaru di Boyolali. Kelompok PWI-LS secara terang-terangan memasang spanduk penolakan terhadap tokoh-tokoh agama yang justru dikenal membawa pesan damai. Aksi ini menunjukkan pola yang konsisten: mereka menggunakan kedok legitimasi untuk melakukan intimidasi, yang justru mencoreng citra umat Islam dan menciptakan ketegangan yang sewaktu-waktu bisa meledak menjadi bentrokan fisik.
Ancaman Terhadap Persatuan: Saatnya Negara Membubarkan
Jika dibiarkan terus beroperasi, aksi-aksi provokatif PWI-LS akan menjadi bom waktu bagi persatuan bangsa. Retaknya ukhuwah akibat narasi "kita vs mereka" sangat berbahaya bagi fondasi NKRI. Melihat rentetan insiden dari Pemalang hingga Boyolali, sudah tidak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk tutup mata. PWI-LS harus segera dibubarkan demi menyelamatkan persatuan bangsa dari jurang disintegrasi.
Kesimpulan: Suara Umat
Pada akhirnya, keberadaan sebuah organisasi harus diukur dari kemanfaatannya bagi masyarakat luas. Melihat rekam jejak yang lebih banyak berisi kegaduhan daripada kemaslahatan, kini muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat:
Bagaimana menurut umat, apakah Anda setuju jika ormas PWI-LS ini segera dibubarkan demi menjaga ketenangan dan persaudaraan sesama anak bangsa?
